Kecelakaan Lalu Lintas

Truk Pengangkut Tanah yang Melindas Warga di Tegal Alur Ingin Berangkat ke Proyek Reklamasi

Sejumlah warga mengamuk dan merusak truk-truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Kamal, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa.

Truk Pengangkut Tanah yang Melindas Warga di Tegal Alur Ingin Berangkat ke Proyek Reklamasi
Warta Kota/ Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah warga mengamuk dan merusak truk-truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Kamal, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018). 

SEJUMLAH warga di RW 001 dan 008 Kelurahan Tegal Alur, dan RW 001 Kelurahan Kamal Jakarta Barat dengan warga di RW 002 Kelurahan Penjaringan, mengamuk dan merusak truk-truk pengangkut tanah yang melintas di Jalan Kamal, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (11/9/2018).

Para warga emosi karena tak senang truk-truk pengangkut tanah yang ingin berangkat ke kawasan proyek reklamasi, melintas di Jalan Kamal.

Diketahui para warga sering mengimbau untuk tidak lagi truk melintas, namun tak diindahkan pengemudi truk.

Alhasil, kecelakaan pun kerap terjadi sehingga warga pun kini memuntahkan emosinya dengan merusak truk-truk yang saat ini masih nekat melintas.

"Ratusan warga berdemo dan mendesak agar pengemudi truk tidak lagi melintas di kawasan ini. Sebab, seringkali terjadi kecelakaan, warga setempun menjadi korban. Truk-truk itu adalah truk pengangkut tanah yang akan berangkat ke proyek reklamasi teluk Jakarta-Banten," terang Yasin yang selaku Ketua Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Kalideres.

Kasus kecelakaan pun terjadi pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan, menimpa salah seorang warga atas nama Abdullah (28), yang dimana diketahui warga asal Jalan H Mading, RT 005/002, Kembangan, Jakarta Barat, serta anggota Paguyuban Sanggar Betawi kawasan Kalideres.

Abdullah, kata Yasin, seketika tewas lantaran terlindas sebuah truk tanah bernomor polisi B-9440-TYU.

Kejadian ini, membuat emosi warga sekitar tersulut.

"Jangankan truk yang menabrak korban, para warga setempat juga merusak belasan truk di lokasi. Kemungkinan ada 12 truk dirusak para warga setempat yang emosi. Aksi ini pun telah terjadi ketiga kalinya dan ini yang terparah. Di sini, warga mendesak agar tak diperbolehkan lagi kendaraan berat melintas di kawasan ini. Selain buat macet, seringkali menalan korban," ungkapnya.

Kasatlantaswil Jakarta Barat, AKBP Ganet Sukoco hanya mengatakan, pengemudi dan truk diamankan di Kantor Satlantaswil Jakarta Barat, sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang. (BAS)

Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved