Pendidikan
STIP Jakarta Terapkan Standar Teknologi Industri 4.0 Bagi Peserta Didik
Para lulusan STIP dapat memanfaatkan teknologi ini agar bisa diterima di dunia kerja.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, CILINCING--- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menerapkan standar teknologi industri 4.0 bagi para peserta didik.
Lulusan STIP pun diharapkan tidak hanya bisa bekerja di dalam negeri tapi juga di dunia kerja internasional.
Ketua STIP Jakarta, Capt. Marihot Simanjuntak mengatakan, perkembangan teknologi industri di bidang maritim saat ini sangat berkembang pesat.
Baca: Operator Pelayaran Diminta Tingkatkan Pelayanan Saat Check In
Kondisi tersebut tentunya menuntut pentingnya sumber daya manusia sesuai standar internasional.
“Kita menggunakan kurikulum pengetahuan teknologi industri 4.0 sesuai standar IMO (International Maritime Organization---Red). Sehingga para lulusan STIP dapat memanfaatkan teknologi ini agar bisa diterima di dunia kerja,” ujar Marihot, Jumat (7/9/2018).
Marihot mencontohkan, lulusan STIP Jakarta harus mempunyai nilai bahasa Inggris skor TOEFL minimal 440-500, serta nilai akademik IPK minimal 3.0 agar bisa bersaing di dunia kerja.
Para lulusan juga mendapatkan tes dari UK London Marline sebagai salah satu persyaratan bekerja di Eropa.
Baca: Penerimaan Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD Jogja
“Prestasi kami selama ini dapat meluluskan SDM yang 100 persen diserap pasar kerja. Lulusan kami dapat diserap industri pelayaran, ada di bidang kapal, pengeboran minyak lepas pantai, dan masih banyak sekali cabangnya,” katanya.
Selain itu, setiap bagian pelayanan STIP Jakarta sudah berbasis IT Delivery On Time selain pelaksanaan re-akreditasi terhadap sejumlah program studi yang selama ini mendapat kategori A.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marihot_20180907_131915.jpg)