58 Mahasiswa Mendapatkan Bantuan Dana Riset

Sebanyak 58 Mahasiswa S1 memperoleh bantuan dana riset dari PT lndofood Sukses Makmur Tbk melalui program lndofood Riset Nugraha.

Istimewa
Indofood Riset Nugraha (2018-2019) memberikan bantuan dana riset bagi 58 mahasiswa dari berbagai universitas bergengsi di Indonesia. 

SETIABUDI, WARTA KOTA---Sebanyak 58 Mahasiswa S1 memperoleh bantuan dana riset dari PT lndofood Sukses Makmur Tbk melalui program lndofood Riset Nugraha (IRN) periode 2018-2019.

Tidak hanya bantuan dana, mahasiswa ini juga akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis dari tim pakar IRN selama melakukan penelitian sebagai syarat kelulusan pendidikan tingkat sarjananya.

Acara Penandatanganan memorandum of undersanding (MoU) dilakukan di Jakarta dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen pembimbing, jajaran manajemen lndofood, dan tim pakar IRN di Kantor Indofood Tower, Kamis (6/9/2018).

Baca: Pemalas Bisa Berumur Lebih Panjang Ketimbang yang Berenergi Tinggi, Ini Hasil Penelitian Lho!

Suaimi Suriady, Direktur PT lndofood Sukses Makmur Tbk selaku Ketua Program IRN, dalam keterangan tertulis mengatakan, proposal penelitian yang diterima ada 224 proposal.

Setelah melalui seleksi dari tim pakar, terpilihlah 58 proposal untuk didanai.

Dari tahun ke tahun, Program IRN terus melakukan pengembangan.

Baca: Alasan Harus Cek Hepatitis Sebelum Menikah, Penjelasan dari Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia

Tahun lalu, ada penghargaan bagi tiga peneliti terbaik periode 2017-2018.

Kriteria penilaian dilakukan meliputi tiga aspek yakni kualitas penelitian, proses penelitian, dan performa peneliti dalam mempresentasikan penelitiannya.

Penghargaan juga diberikan kepada dosen pembimbingnya.

Untuk periode 2018, juga akan memilih tiga peneliti terbaik.

Baca: Sifat Pesimistis Muncul, Ternyata Ada Penelitian soal Pesimistis

Pemenang akan mendapat kesempatan mengikuti scientific tour ke Singapura untuk melihat dan mengamati proses penelitian dan prasarana penelitian yang lebih mumpuni.

Penerima penghargaan Peneliti Terbaik IRN Periode 2017-2018 adalah Fadjar Rachman Adji dari Universitas Gadjah Mada, Grace Aprilina Tang'a dari Universitas Cendrawasih, dan Junda Fauzul Izza dari Universitas Brawijaya

Pada kesempatan yang sama, penggagas dan Ketua Tim Pakar IRN sejak 1998, Prof Dr lr FG Winarno MSc melakukan serah terima tongkat estafet pengelolaan program IRN kepada Prof Dr Ir Purwiyatno Hariyadi MSc, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Pakar IRN.

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved