Pilpres 2019

VIDEO VIRAL Penjelasan Mahfud MD Terkait #2019GantiPresiden dan 3 Kriteria Makar Menurut KUHP

Prof Mahfud MD mengatakan deklarasi #2019GantiPresiden konstitusional karena itu meminta polisi menindak pelaku persekusi.

VIDEO VIRAL Penjelasan Mahfud MD Terkait #2019GantiPresiden dan 3 Kriteria Makar Menurut KUHP
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Prof Dr Mohammad Mahfud MD dan tagar #2019GantiPresiden. 

Kriteria kedua sesuai KUHP adalah melakukan permufakataan jahat untuk merampas kemerdekaan Presiden dan Wakil Presiden.

Permufakatan jahat untuk merampas kemerdekaan itu bisa berarti upaya untuk menyandera atau merampas kemerdekaan Presiden dan Wakil Presiden.

Perampasan kemerdekaan kepala pemerintahan itu, kata Mahfud, bertujuan agar penyelenggaraan pemerintahan menjadi lumpuh.

3. Mengganti Ideologi Negara.

Unsur ketiga dari perbuatan makar adalah mengganti ideologi negara dengan ideologi lain.

"Misalnya gerakan ganti ideologi Pancasila dengan Lenisme dan Marxisme, itu baru maka," kata Mahfud MD.

"Kalau tagar #2019gantipresiden, makarnya di mana. Oleh sebab itu saya tahu karena gerakan itu timbulkan suasana panas di bawah. Itu yang harus diantisipasi. Tindakan persekusi, saling tidung, paksa orang buka baju, kaos, lempar helm, dan lain sebagainya, itu yang melanggar hukum. Yang penting, aparat itu harus profesional," ujar Mahfud MD.

Dia mengatakan, sesuai  konstitusi yang mempunyai hak melakukan kekerasan terhadap orang lain itu hanya tentara untuk pertahanan dan polisi untuk keamanan.

Kalau ada orang sipil melakukan kekerasan terhadap orang lain itu tidak boleh. Itu melanggar hukum. Karena itu, polisi harus menindak pelaku kejahatan tersebut, menangkap mereka.

"Mungkin pelanggaran hukum akan muncul juga dalam pidato atau yelyel, itu bisa ditindak. Bukan pesan tagarnya karena itu tidak ada pelanggara hukum sama sekali," kata Mahfud MD.

Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved