Pilpres 2019

VIDEO VIRAL Penjelasan Mahfud MD Terkait #2019GantiPresiden dan 3 Kriteria Makar Menurut KUHP

Prof Mahfud MD mengatakan deklarasi #2019GantiPresiden konstitusional karena itu meminta polisi menindak pelaku persekusi.

VIDEO VIRAL Penjelasan Mahfud MD Terkait #2019GantiPresiden dan 3 Kriteria Makar Menurut KUHP
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Prof Dr Mohammad Mahfud MD dan tagar #2019GantiPresiden. 

Kriteria Makar Menurut KUHP

Menurut Mahfud MD, jika ada orang yang mengatakan bahwa pembuatan tagar itu adalah sebuah tindak pidana atau bahkan perbuatan makar, berarti orang tersebut tidak paham hukum.

"Yang bilang makar itu bukan ahli hukum. Kalau ada ahli hukum mengatakan seperti itu, paling Pak Jimly yang mengatakan jika ada ujaran kebencian, itu pelanggaran. Itu lain lagi, tapi itu bukan makar. Kalau tagar itu pelangaran hukum, blm ada ahli hukum yang mengatakan itu makar," kata Mahfud.

Karena itu, kata Mahfud, sebuah penilaian yang berlebihan jika penyampaian tagar tersebut sebagai tindakan makar.

Menurut Mahfud MD, perbuatan makar itu diatur dalam KUHP pasal 104-129, isinya secara garis besar ada tiga hal, yaitu

1. Perampasan Kemerdekaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden.

Jika ada seseorang atau kelompok orang yang melakukan perampasan kemerdekaan terhadap Presiden dan Wakil Presiden, barulah mereka dikatakan makar.

Bentuk perampasan itu sendiri, kata Mahfud, bisa berupa penyanderaan, penculikan, menyembunyikan, dan lain-lain.

"Jadi jadi kemerdekaan Presiden dan Wakil Presiden itu dirampas," katanya.

2. Permufakatan Jahat untuk Rampas Kemerdekaan Presiden dan Wakil Presiden.

Halaman
123
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved