Nur Mahmudi Tak Berencana Ajukan Praperadilan

Pak Nur tetap tenang ketika ditetapkan tersangka, beliau siap. Ia tidak mengeluh dan akan mengikuti proses hukum

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa Hukum Nur Mahmudi Ismail, Abdul Halim. 

MANTAN Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail tak berencana mengajukan pra peradilan atas penetapan tersangka dirinya oleh Polresta Depok, dalam kasus dugaan korupsi proyek Jalan Nangka, Tapos, Depok.

Hal itu dikatakan kuasa hukum Nur Mahmudi, Abdul Halim, Kamis (9/9/2018).

"Belum ada rencana mengajukan pra peradilan. Pak Nur siap memgikuti proses hukum ini," kata Halim.

Ia menuturkan Nur Mahmudi tetap tenang dan optimis, saat resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, oleh Polresta Depok, sejak 20 Agustus lalu.

Bahkan katanya, Nur Mahmudi tidak mengeluh sekalipun ditetapkan tersangka, karena hal itu adalah kewenangan penyidik.

"Pak Nur tetap tenang ketika ditetapkan tersangka, beliau siap. Ia tidak mengeluh dan akan mengikuti proses hukum. Kita akan ikuti," kata Abdul Halim.

Meski begitu katanya Nur Mahmudi meminta pemeriksaan oleh Polresta Depok, yang dijadwalkan Kamis (6/8/2018) hari ini, ditunda.

Alasannya, Nur Mahmudi sedang sakit karena terjatuh saat bermain voli di kawasan rumahnya di Tugu, Cimanggis, Depok, pertengahan Agustus lalu.

"Jadi Pak Nur meminta penundaan pemeriksaan dengan alasan kesehatan. Sebab ia harus menjalani pemeriksaan dokter karena sakitnya dan akan dirujuk ke RSCM," kata Abdul Halim.

Diperkirakan kata Halim, pekan depan Nur Mahmudi dirawat dan dirujuk ke RSCM. "Mungkin Senin depan ya dirujuk ke RSCM. Karenanya, penundaan pemeriksaan, kami minta sampai setelah 10 September. Agar beliau bisa menjalani proses penyembuhan dahulu. Setelah itu, Pak Nur siap ikuti proses dan jadwal penyidik," katanya.

Ia menjelaskan dalam surat pengajuan permohonan penundaan pemeriksaan yang diserahkan pihaknya ke penyidik Polresta Depok, turut juga dilampirkan rekam medis dari Klinik Limo Medicare.

Menurut Halim sakit yang dialami Nur Mahmudi diantaranya di bagian kepala belakang, serta lebam di leher dan di bawah mata kiri.

"Saya ketemu beliau Rabu kemarin. Kalau kita lihat memang masih ada bekas darah mengering di sebelah kiri kepala belakang. Di bagian leher ada juga bekas lebam biru. Itu karena posisi benturan saat main voli. Ia benturan dengan temannya sehingga terjatuh dan kena kepala belakang. Tapi Insya Allah dia bisa berkomunikasi dengan baik," paparnya.

Karenanya Abdul Halim, membantah informasi yang menyebutkan bahwa Nur Mahmudi menderita hilang ingatan saat ditetapkan tersangka.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved