Breaking News:

Inspeksi Mendadak

Lima Pasar Tradisional Diinspeksi Mendadak Terkait Kondisi Bahan Pangan

"Artinya terbebas dari berbagai jenis bahan yang berbahaya bagi tubuh sehingga aman apabila dikonsumsi oleh masyarakat."

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Feryanto Hadi
Inspeksi mendadak dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI di Transmart Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018). 

WARTA KOTA, CILANDAK--- Lima pasar tradisional diinspeksi mendadak (sidak) oleh petugas dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), Kamis (6/9/2018).

Sidak itu dilakukan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta.

Lima pasar yang disidak yakni Pasar Minggu, Pasar Lenteng Agung, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Warung Buncit, serta terakhir Transmart Cilandak yang menjadi lokasi on the spot laboratorium pengecekan pangan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Sri Yuliani mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk menciptakan kondisi bahan pangan sehat untuk masyarakat.

Baca: Bupati Tangerang Inspeksi Mendadak Pelayanan RSUD Balaraja dan Bagikan Bingkisan Ramadan

"Artinya terbebas dari berbagai jenis bahan yang berbahaya bagi tubuh sehingga aman apabila dikonsumsi oleh masyarakat," ujar Sri Yuliani.

Dia melakukan inspeksi mendadakn (Sidak) didampingi  Kasudin KPKP Jakarta Selatan Wachyuni.

Sri menjelaskan, sebanyak 169 sampel diambil dalam kegiatan pemeriksaan tersebut. Rinciannya, 104 sampel pertanian, 52 sampel peternakan, serta 13 sampel dari BPOM DKI.

"Dari hasil pemeriksaan lab on the spot di Transmart Cilandak semua sampel yang diambil dari pedagang tidak ada yang mengandung bahan berbahaya," ucapnya.

Baca: Sandiaga: Bukan Inspeksi Mendadak, Tapi Silaturahim Mendadak

Sri berharap, hasil tersebut dapat terus dipertahankan. Harapannya, "Masyarakat kita yang belanja di pasar ini tidak risih dengan adanya produk berbahaya.".

"Semoga kita juga dapat mencegah ataupun meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, dan masyarakat juga merasa aman dan nyaman untuk berbelanja," ucap Sri lagi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved