Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka di Depok Justru Pergi ke Cirebon

Mantan Sekda Kota Depok Harry Prihanto meminta pemeriksaan dirinya ditunda sampai pekan depan.

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka di Depok Justru Pergi ke Cirebon
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa hukum Sekda Depok Harry Prihanto, Ihsan Rangkuti. 

Karenanya kemudian penyidik melayangkan pemanggilan terhadap kedua tersangka untuk kembali diperiksa.

Tujuannya untuk mengembangkan kasus ini dan mencari kemungkinan alat bukti baru.

Dalam surat panggilan, Nur Mahmudi dijadwalkan diperiksa penyidik Kamis (6/9/2018) besok, sementara Harry Prihanto Rabu (5/9/2018) hari ini.

Namun Harry Prihanto dipastikan mangkir atau tak memenuhi panggilan polisi hari ini.

Sebab Rabu siang sekira pukul 11.00, kuasa hukum Harry Prihanto yakni Ihsan Rangkuti mendatangi Mapolresta Depok.

Ia meminta pemeriksan terhadap kliennya Harry Prihanto, ditunda pekan depan.

Alasannya, pihaknya sebagai kuasa hukum yang akan mendampingi Harry saat diperiksa penyidik nanti, masih sangat terbatas memiliki informasi dan data terkait kasus yang menjerat kliennya.

"Jadi kami minta ke penyidik agar pemeriksaan terhadap Pak Harry, ditunda sampai Rabu pekan
depan. Insya Allah, pekan depan Pak Harry akan datang memenuhi panggilan penyidik," kata Ihsan di Mapolresta Depok, Rabu siang.

Ihsan mengatakan pihaknya sudab menyerahkan surat pemberitahuan dan permohonan penundaan pemeriksaan atas kliennya, ke penyidik Polresta Depok.

"Surat permintaan penundaan pemeriksaan sekaligus pemberitahuan bahwa klien kami tidak bisa memenuhi panggilan polisi, hari ini, sudah saya sampaikan ke penyidik," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved