Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka Depok Justru Pergi ke Cirebon

Nur Mahmudi dijadwalkan diperiksa penyidik Kamis (6/9/2018) besok, sementara Harry Prihanto Rabu (5/9/2018) hari ini.

Tak Penuhi Panggilan Polisi, Tersangka Korupsi Jalan Nangka Depok Justru Pergi ke Cirebon
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kuasa hukum Sekda Depok Harry Prihanto, Ihsan Rangkuti. 

"Ini panggilan pertama kepada mereka sebagai tersangka. Jika mereka tak datang tanpa ada alasan yang jelas, maka sesuai mekanisme dan prosedur hukum yang ada, kami akan melayangkan surat panggilan kedua," kata Didik.

Namun jika pada pemanggilan kedua, mereka juga tak datang seperti yang dijadwalkan serta juga tanpa ada alasan yang jelas, menurut Didik pihaknya akan melakukan pemanggilan berikutnya sekaligus penjemputan paksa terhadap keduanya.

"Jadi mekanismenya seperti itu. Setelah dua kali.pemanggilan tak datang dengan alasan yang jelas, maka bisa dilakukan jemput paksa," katanya.

Namun Didik berharap Nur Mahmudi dan Harry Prihanto mau menjalani proses hukum dan memenuhi panggilan polisi sesegera mungkin.

"Sebab ini untuk kebaikan mereka juga, agar proses hukumnya berjalan cepat dan keduanya mendapatkan kepastian hukum yang jelas secepatnya," kata dia.

Terkait pencekalan terhadap keduanya Didik memastikan telah berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi.

"Sudah kami koordinasikan dengan Imigrasi, untuk pencekalan keduanya," kata Didik.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved