Sarana Prasarana

Pembatas Jalan Rusak dan Hilang, Sudin Bina Marga Jakarta Timur Janji Bakal Segera Perbaiki

"Tentu kita berharap kepada pengendara jangan sampai merusak seperti ini, atau pun memang ada yang merusak jangan sampai merusak."

Pembatas Jalan Rusak dan Hilang, Sudin Bina Marga Jakarta Timur Janji Bakal Segera Perbaiki
Warta Kota/Joko Supriyanto
Tiang pembatas trotoar di Jalan Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur, hilang. Sepeda motor kerap naik ke atas trotoar diduga sebagai penyebab pembatas trotoar hilang dan rusak di trotoar tersebut. 

WARTA KOTA, KRAMATJATI--- Kasi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Untilitas Sudin Bina Marga Jakarta Timur, Anto mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki bollard atau pembatas trotoar yang rusak di Jalan Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur.

Dia mengatakan, kerusakan pada pembatas trotoar tersebut akibat sering tertabrak oleh pengendara motor ketika arus lalu lintas di kawasan tersebut sangat padat.

"Kita akan segera perbaiki minggu ini juga. Kita tahu sendiri ya kawasan tersebut memang trafficnya sangat tinggi, mereka kerap kali menggunakan trotoar," kata Anto saat dikonfirmasi Warta Kota, Rabu (5/9/2018).

Baca: Pejalan Kaki Rebutan Trotoar dengan Pengendara Motor di Jalan Dewi Sartika

Anto menjelaskan bahwa perbaikan nantinya tidak akan mengubah jenis bollard atau pengaman trotoar yang saat ini telah ada.

Pihaknya mengaku bahwa jenis bollard tersebut, walaupun dicuri tidak akan laku dijual, sehingga dia memastikan bahwa bollard tersebut karena ulah pengendara motor.

"Itu kan bawahnya komposit yang tidak bisa didaur ulang lagi. Jadi itu bahan sudah dijamin oleh pabrik tidak bisa dijual lagi," katanya.

Baca: Geram Trotoar Dipersalahgunakan, Sandiaga Uno Turunkan Dishub dan Satpol PP untuk Berjaga

Walau perbaikan bollard tanggung jawab vendor dalam pemeliharaan secara gratis, namun Sudin Bina Marga Jakarta Timur berharap masyarakat dapat ikut menjaga fasilitas umum.

"Tentu kita berharap kepada pengendara jangan sampai merusak seperti ini, atau pun memang ada yang merusak jangan sampai merusak, karena ini kami buat untuk menjaga keamanan pejalan kaki," ucap Anto.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved