Rabu, 8 April 2026

Uji Coba Operasi LRT Hanya Digelar Terbatas Hingga 20 September 2018

PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta sejak beberapa waktu lalu.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta terbatas hingga 20 September 2018. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG---PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta sejak beberapa waktu lalu.

Dalam ujicoba operasi tersebut, hanya kalangan tertentu saja yang diperbolehkan mencobanya.

Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo, Hani Sumarno, mengatakan ujicoba operasi LRT Jakarta dilakukan secara terbatas pada 21 Agustus hingga 20 September mendatang.

Baca: Yang Tertarik Ikut Uji Coba Operasi LRT Wajib Isi Form yang Disediakan

“Pada dasarnya belum siap dipakai publik secara luas. Jadi by request, kami enggak aktif undang. Tapi kalau ada yang mau ikutan, ya ayo karena memang harus jalan, harus uji coba terus,” kata Hani Sumarno, Senin (3/9/2018).

Setiap individidu yang tertarik untuk mengikuti uji coba operasi LRT Jakarta harus mengisi form yang telah disediakan.

Nantinya diberitahu kapan yang bersangkutan bisa memanfaatkan moda transportasi massal itu.

Baca: Proyek LRT Dikebut agar Bisa Segera Digunakan

“Makanya musti dicek dulu kuotanya, masuk enggak. Karena ada kuota atas jadi memang terbatas, bagi yang by confimation. Ada batasannya 100 orang untuk yang by request, kalau lebih nanti switch hari berikutnya,” kata Hani.

Terkait dengan jadwal ujicoba operasi, Hani mengatakan, idealnya dilakukan pada pukul 14.00, 15.00, dan 16.00 WIB.

Hanya saja waktu yang ditetapkan masih bisa tentatif tergantung situasi di lapangan.

“Jamnya menyesuaikan. Kalau ada yang harus dibenahi, uji coba operasi enggak mesti sesuai jadwal, namanya juga uji coba,” katanya.

Terkait dengan fasilitas, prasarana dan sarana LRT Jakarta sudah mencapai 85 persen.

PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta terbatas hingga 20 September 2018.
PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta terbatas hingga 20 September 2018. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Hal itu meliputi jalur ganda layang (elevated) dan bangunan antara Stasiun Velodrome hingga Stasiun Mal Kelapa Gading.

“Sementara untuk operasional progresnya sudah mencapai 91 persen,” kata Hani.

Pantauan di lokasi, kondisi setiap stasiun berbeda-beda satu dengan yang lain.

PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta terbatas hingga 20 September 2018.
PT Jakarta Propertindo telah menggelar uji coba operasi kereta layang ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta terbatas hingga 20 September 2018. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Ada yang sudah sebagian besar rampung tapi ada juga masih dalam pengerjaan penuh.

Stasiun yang sudah hampir rampung pembangunannya di antaranya Velodrome dan Kelapa Gading.

Sementara stasiun seperti Pacuan Kuda dan Pulomas masih banyak yang belum selesai dan masih dalam pengerjaan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved