Pilpres 2019

Prof Mahfud MD Tegaskan Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Langgar Hukum, Akui Pernah Diajak

Prof Dr Mohammad Mahfud MD menegaskan, gerakan #2019GantiPresiden tidak melanggar hukum.

Prof Mahfud MD Tegaskan Gerakan #2019GantiPresiden Tidak Langgar Hukum, Akui Pernah Diajak
photo collage/wartakotalive.com/tribunnews.com
Prof Dr Mohammad Mahfud MD dan tagar #2019GantiPresiden. 

Jokowi kembali menegaskan, ada aturan yang harus diikuti dalam berdemokrasi, berpendapat, dan berserikat.

"Jangan sampai kita menabrak keamanan, menabrak ketertiban sosial, itu juga harus kita hargai," ujarnya.

Aktivis Gerakan Diadang

Sebelumnya, dua aktivis gerakan #2019GantiPresiden mendapat penghadangan saat akan melakukan deklarasi. Neno Warisman dihadang saat ia akan mendeklarasikan gerakan #2019GantiPresiden di Riau, Sabtu pekan lalu.

Saat itu ia dihadang massa dan tak bisa keluar dari Bandara Sultan Syarif Kasim, Kota Pekanbaru.

Setelah tertahan lebih kurang delapan jam di gerbang bandara, akhirnya Neno Warisman kembali ke Jakarta.

Di waktu hampir bersamaan, Ahmad Dhani diadang massa saat akan melakukan deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya.

Massa mengepung Hotel Majapahit Surabaya di Jalan Tunjungan tempat Ahmad Dhani menginap. 

Mardani Ali Sera Penggaggas Gerakan #2019GantiPresiden

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera adalah orang yang menggagas atau yang pertama kali melemparkan hastag #2019GantiPresiden.

Anggota Fraksi PKS DPR RI ini mengatakan, hastag tersebut tidak melanggar hukum dan tidak bertentangan dengan konstitusi.

Karena itu, dia menyesalkan sejumlah pihak, termasuk aparat hukum, yang menghalang-halangi deklarasi #2019GantiPresiden.

Simak penjelasan Mardani Ali Sera terkait gerakan tersebut dalam video di bawah ini.

Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved