Sarana Prasarana

Pembangunan Skybridge Tanah Abang Membuat Pejalan Kaki Terganggu

Pejalan kaki khawatir saat harus berada di jalan bersamaan dengan kendaraan yang melintas, baik itu motor maupun mobil.

Pembangunan Skybridge Tanah Abang Membuat Pejalan Kaki Terganggu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pembangunan Skybridge Tanah Abang di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, membuat sebagian trotoar tidak dapat dilalui pejalan kaki, Selasa (4/9/2018). Pejalan kaki terpaksa harus melewati jalan raya untuk menuju Stasiun Tanah Abang. 

WARTAKOTA, TANAH ABANG--- Awal Agustus 2018, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun jembatan multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pantauan Wartakota, Selasa (4/9/2018),  lokasi pembangunan skybridge berada di Jalan Jatibaru Raya mulai dari depan Stasiun Tanah Abang hingga pertigaan Jalan Kebon Jati.

Sejumlah pekerja sedang melakukan pengerjaan pondasi maupun rangka skybrige tersebut. Belum ada separuh rangka skybridge yang terpasang.

Baca: Pembangunan Skybridge Tanah Abang Capai 30 Persen

Selain itu, kontruksi skybridge membuat sebagian trotoar ditutup sehingga para pejalan kaki harus turun ke Jalan Raya Jatibaru.

Namun, pejalan kaki khawatir saat harus berada di jalan bersamaan dengan kendaraan yang melintas, baik itu motor maupun mobil.

"Iya khawatir dan keganggu juga sih, apalagi kalau lagi ramai orang dan kendaraan. Takut aja kendaraan main serempet gitu," ujar Jefri (30), pejalan kaki, saat berbincang dengan Warta Kota,  Selasa (4/9/2018).

Jefri yang juga pengguna KRL Commuter Line mengungkapkan, seharusnya Jalan Jati Baru ini ditutup selama pembangunan skybridge.

"Pasti pondasinya berdampak pada trotoar. Mangkanya mending ditutup aja jalannya, biarpun berada di jalan, pejalan kaki tetap aman," ucapnya.

Baca: PKL Bertenda Jatibaru Tanah Abang Tak Ber-KTP DKI Tidak Bisa Tempati Skybridge

Pejalan kaki lainnya, Saraswati (25) juga  merasa terganggu terkait pengerjaan proyek pembangunan skybridge. Namun, dia tidak ingin terlalu mempermasalahkannya..

"Toh kalau sudah rampung akan jadi lebih baik," kata Saraswati yang bekerja sebagai penjaga toko baju di Blok B Pasar Tanah Abang.

Untuk itu, Saraswati meminta pemerinah agar pembangunan skybridge rampung sesuai target yang ditetapkan.

"Setahu saya  targetkan 15 Oktober. Ya semoga sesuai target, kalau bisa lebih cepat. Jadi kelihatan lebih rapi, indah dan tertata kembali," ujar Saraswati.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved