Presiden Jokowi Ajak Makan Bos Besar TV One Usai Ramai ILC Batal Tayang Akibat Tekanan Istana

ISU acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang disiarkan lewat saluran televisi TV One batal tayang belum lama berlalu.

Presiden Jokowi Ajak Makan Bos Besar TV One Usai Ramai ILC Batal Tayang Akibat Tekanan Istana
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Presiden Jokowi usai menghadiri rembuk nasional aktivis 98 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/7/2018) sore. 

"Ada yang dari itu nggak ya? Saya agak alergi dengan satu channel itu," sebut Prabowo. "Saya nggak boleh sebut ya satu channel itu, nggak etis. Tapi namanya mulai dengan M."

Baca: Maruf Amin: Yang Berikan Tanah ke Konglomerat Bukan Jokowi, tapi Orang Sebelumnya

Diketahui bahwa hanya ada dua saluran televisi nasional yang namanya dimulai dengan huruf M, yaitu MetroTV dan MNCTV.

Kedua media tersebut merupakan media yang dimiliki oleh Ketua Umum partai pendukung Presiden Joko Widodo, saingan Prabowo pada Pilpres 2014 lalu.

Bos Besar TV One Diundang ke Istana

Kini usai semuanya itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang bos besar TV One datang ke istana dan makan siang bersamanya pada Selasa (28/8/2018) lalu. 

Bos besar TV One yang diundang adalah Anindya Bakrie, Konglomerat generasi ke-3 dari keluarga Bakrie. 

Dikuti dari kontan.co.id, Anindya Bakrie merupakan Direktur Utama PT Visi Media Asia Tbk (VIVA). 

PT Visi Media Asia Tbk merupakan grup usaha Bakrie yang bergerak di bisnis media.

Baca: Presiden Jokowi Bertemu Dengan Raja E-Commerce, Netizen Sebut Impor Tiongkok Picu Rupiah Anjlok

Grup usaha ini menaungi stasiun televisi ANTV, tvOne dan portal berita Vivanews.

Namun Anindya Bakrie memang tak diundang sendirian ke Istana dan makan bersama Presiden Jokowi

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved