Peraih Medali Asian Games 2018, Puji Lestari: Berawal dari Pecinta Alam, Berakhir di Panjat Tebing

Atlet panjat tebing Puji Lestari, sebelum panjat tebing sempat berlatih sepak takraw di saat SMP.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor:
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kedatangan atlet panjat tebing Puji Lestari di kantor Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, disambut meriah, Kamis (30/8/2018). 

WARTA KOTA, CILINCING---Atlet panjat tebing Puji Lestari (28) mengharumkan nama Indonesia di Asian Games 2018 dengan pencapaian dua medali masung-masing satu emas dan satu perak.

Namun itu semua diraih dengan diawali hobinya sebagai pecinta alam.

Puji menceritakan awalnya ia menggeluti olahraga sepak takraw sejak duduk di bangku SMP.

Baca: Lurah Marunda Jakarta Utara Tidak Tahu Ada Warganya Berpartisipasi di Asian Games 2018

Semuanya berubah ketika menginjak bangku SMA. Puji harus meninggalkan olahraga favoritnya itu.

"Saya awalnya dari sepak takraw terus berhubung di SMA saya sudah enggak ada ekstrakurikuler sepak takraw, saya beralih ke pecinta alam," kata Puji Lestari, Kamis (30/8/2018).

Jalan hidup anak keenam dari tujuh bersaudara itu pun berubah.

Perlahan namun pasti, dirinya pun memutuskan untuk ikut ekstrakurikuler pecinta alam hingga akhirnya tertarik dengan panjat tebing.

Baca: Berprestasi di Asian Games 2018, Puji Lestari Disambut Meriah Warga Marunda Jakarta Utara

"Nah di ekskul pecinta alam itu saya dikenalin wall climbing. Nah dari situ saya mulai tertarik untuk coba menggeluti wall climbing," kata wanita yang menikah pada Juli 2016 itu.

Bukannya tanpa halangan ketika Puji memutuskan untuk menekuni panjat tebing.

Keputusan Puji pun menuai pro dan kontra.

Anggota keluarga pun sempat menyarankan Puji untuk kembali menggeluti sepak takraw.

"Jelas. Awalnya namanya orangtua melihat anaknya manjat-manjat gitu kan apalagi perempuan sempat ada pro dan kontra juga. Kenapa enggak balik lagi saja ke sepak takraw? Tapi karena saya sudah suka, ya mau gimana," ucapnya.

Baca: Kontingen Indonesia Tambah Emas dari Cabang Olahraga Panjat Tebing di Asian Games 2018

Puji berusaha membuktikan bahwa keputusannya menekuni panjat tebing adalah sesuatu yang tepat.

Prestasi demi prestasi pun ditorehkan Puji di olahraga yang sangat memacu adrenalin tersebut.

"Karena di wall climbing itu lebih menantang adrenalin, karena ketinggian itu ya menurut saya olahraga ekstrim dan saya menyukai sesuatu yang menantang," katanya.

Sementara ayahanda Puji, Marimin, mengaku sempat khawatir dengan keselamatan anaknya yang menggeluti olahraga panjat tebing.

Meski demikian Marimin hanya bisa berdoa untuk anaknya itu.

"Khawatir iya tapi bagaimana melarangnya, orang sudah suka banget. Saya cuman bisa memberi dukungan semangat dan doa saja," kata Marimin.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved