MRT Jakarta Beroperasi Pukul 05.00 - 24.00

Rentang waktu perjalanan kereta ditetapkan setiap lima menit pada jam sibuk dan setiap 10 menit di luar jam sibuk.

Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Henry Lopulalan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) berdikusi bersama pimpinan PT MRT Jakarta saat meninjau proyek pembangunan MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (1/7/2018). 

PT MRT Jakarta selaku perusahaan yang membangun dan mengelola mass rapid transit ( MRT) di Jakarta menargetkan kereta cepat itu beroperasi secara komersial pada pertengahan Maret 2019.

Saat MRT Jakarta sudah beroperasi nanti, masyarakat bisa memanfaatkannya sesuai jadwal perjalanan yang ditentukan mulai dari pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB setiap hari.

Rentang waktu perjalanan kereta ditetapkan setiap lima menit pada jam sibuk dan setiap 10 menit di luar jam sibuk.

Hal itu dimaksudkan agar bisa menampung lebih banyak penumpang. “Kami punya jadwal yang cukup sering, yaitu setiap lima menit sekali, sehingga bisa mengakomodasi banyak penumpang,” tutur Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Agung Wicaksono, di kantornya, Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Dia mengatakan, PT MRT Jakarta menjanjikan jadwal perjalanan tepat waktu karena memiliki perlintasan sendiri dan tidak ada pintu perlintasan sebidang seperti yang dialami jenis kereta lainnya di Jakarta.

“Kami bisa menjamin lima menit itu karena enggak ada gangguan dengan pintu perlintasan. Kalau sekarang beratnya karena ada perlintasan sebidang itu,” ucapnya.

Keberangkatan pertama akan dimulai pukul 05.00 WIB. Kereta berangkat setiap 10 menit hingga pukul 06.00 WIB. Kemudian, mulai jam sibuk pada pukul 06.00 WIB-09.00 WIB, kereta berangkat setiap lima menit.

Setelah itu jadwal keberangkatan kembali setiap 10 menit sampai pukul 16.00 WIB. Lalu, mulai pukul 16.00 WIB-19.00 WIB kereta berangkat setiap lima menit.

Selanjutnya, jadwal keberangkatan kereta kembali setiap 10 menit sampai pukul 24.00 WIB. Untuk mengatasi lonjakan jumlah penumpang, PT MRT Jakarta akan menerapkan crowd management yang saat ini masih dipelajari.

Sistem ini dilakulan antara lain dengan menggelar posko di sejumlah stasiun KRL Commuter Line selama ajang Asian Games 2018 di Jakarta.

“Saat ini kami membuka posko di setiap stasiun selama Asian Games untuk mempelajari bagaimana mengelola crowd penumpang, mengatur, dan mengedukasi,” tutur Agung.

Dia menambahkan, MRT yang beroperasi di Jakarta nanti menggunakan platform screen door (PSD). Kereta akan berhenti di titik yang ditentukan, baru kemudian pintu akan terbuka.

Dengan demikian, para penumpang yang menunggu kereta di stasiun harus berdiri di garis yang dibuat. Diharapkan sistem ini akan menciptakan keteraturan masuk dan keluarnya penumpang MRT.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beroperasi Maret 2019, Ini Jadwal Keberangkatan MRT Jakarta",

Penulis : Erwin Hutapea
Editor : Hilda B Alexander

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved