Truk Terperosok, Satlantas Polrestro Bekasi Bakal Tilang Pengendara Truk Putar Balik Sembarangan
Satuan Lalu Lintas Polres Metropolitan Bekasi bakal menilang pengendara truk yang berputar balik sembarangan di persimpangan jalan.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
WARTA KOTA, BEKASI---Satuan Lalu Lintas Polres Metropolitan Bekasi bakal menilang pengendara truk yang berputar balik sembarangan di persimpangan jalan.
Hal ini menyusul adanya truk trailer terperosok dan melintang di Jalan Teuku Umar, tepatnya di depan Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (28/8/2018) pukul 07.30 WIB.
Baca: Tragedi Truk Timpa Pengendara Motor Hingga Tewas karena Terperosok Galian PDAM
Akibatnya kemacetan kendaraan dari arah Cikarang menuju Kota Bekasi mengular hingga ratusan meter.
"Bagi siapapun pelanggar akan kita tindak sebagaimana aturan yang berlaku," kata Kasat Lantas Polrestro Bekasi Ajun Komisaris Besar Heru Purnomo.
Baca: Truk yang Terperosok Harus Dimutilasi Beberapa Bagian agar Bisa Diangkat dari Sungai
Heru mengatakan, truk bermuatan logam itu mogok akibat sumbu roda sebelah kiri terperosok ke dalam saluran air.
Sopir dianggap terlalu memaksakan diri untuk berputar arah, padahal ruas jalan berstatus nasional itu tidak mampu digunakan untuk berputar balik.
Hal itu diperkuat dengan plank dilarang berputar balik yang dipasang Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi di titik tersebut.
"Manuver truk terutama trailer membutuhkan ruang yang lapang untuk berputar arah, sementara ruas jalan di lokasi tidak memungkinkan. Akibatnya, truk tersendat sehingga berdampak pada kemacetan," kata Ajun Komisaris Besar Heru Purnomo.
Atas kejadian itu, kata Ajun Komisaris Besar Heru Purnomo, belasan personel Unit Lalu Lintas Polsek Cikarang Barat dan Satlantas Polres Metropolitan Bekasi dikerahkan untuk mengurai kepadatan.
Pengendara yang datang dari arah Cikarang menuju Kota Bekasi terpaksa dialihkan ke Jalan Raya Kalimalang atau sisi kanan dan kiri ruas Jalan Raya Teuku Umar.
Selain itu, petugas juga mengerahkan alat berat berupa satu unit truk crane dan satu unit truk derek untuk mengevakuasi trailer tersebut.
Sekitar dua jam kemudian atau pada pukul 09.30 WIB, truk sepanjang 40 feet itu berhasil dievakuasi.
"Hingga siang ini berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi lalin sudah kembali normal," kata Ajun Komisaris Besar Heru Purnomo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/truk-terperosok_20180828_175033.jpg)