Make Up 3 Jam, Ketika Wajah Ruth Marini Harus Diubah Menjadi Nenek Berusia 60 Tahunan
Untuk menjadi Sinto Gendeng, Ruth Marini harus melakukan make up selama tiga jam, dan wajahnya menjadi nenek-nenek.
WARTA KOTA, PALMERAH---Selama lebih dari tiga bulan -sejak Agustus hingga November 2017- berada di lokasi syuting film Wiro Sableng 212 yang sebagian besar dilakukan di daerah Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Ruth Marini juga harus bersiap lebih awal untuk make up sebagai Sinto Gendeng.
Di film tersebut, wajah cantik Uthe, sapaan Ruth Marini, benar-benar hilang, tak ada sisanya sama sekali.
Baca: Akting di Wiro Sableng 212, Ruth Marini: Dulu Tidak Mau Disuruh Bermain Film
Kecantikannya hilang, dan berubah menjadi nenek tua Sinto Gendeng.
"Hanya untuk make up Sinto saja, aku perlu waktu sampai tiga jam. Kalau syutingnya mulai jam delapan pagi, ya dari jam empat atau lima subuh, aku sudah harus mulai make up," kata Uthe berbincang di Redaksi Warta Kota, Jalan Palmerah Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/8/2018) petang.
Make up prostetik yang menempel di kulit wajahnya sangat aman dan tidak merusak kulit.
Make up prostetik itu benar-benar bisa mengubah wajah pemerannya.
Baca: Takut Dibilang Nepotisme, Vino G Bastian Awalnya Ogah Perankan Wiro Sableng
Begitu selesai syuting, make up tadi akan kembali dibersihkan.
Begitu kembali ke lokasi syuting, Uthe akan `mengubah' wajahnya lagi. Begitu seterusnya.
Sebelum memerankan Sinto Gendeng di Wiro Sableng 212, Uthe pernah memainkan sosok dukun dan iblis menyeramkan di film horor Sebelum Iblis Menjemput (2018).
Syuting film horor yang diproduseri aktor Abimana Aryasatya itu dilakukan setelah penggarapan Wiro Sableng 212 berakhir.
Baca: Biasa Jadi Pemeran Pengganti, Kini Fariz Menjadi Salah Satu Tokoh di Wiro Sableng
Hanya, Sebelum Iblis Menjemput yang dibintangi Pevita Pearce dan Chelsea Islan itu ditayangkan di bioskop terlebih dulu daripada Wiro Sableng 212.
Meski sudah berakting di dua film, Uthe mengaku tidak akan meninggalkan panggung teater. Sebab, teater adalah dunia yang telah membesarkannya.
Apalagi sejak dua tahun ini, Uthe juga melatih anak-anak usia 3 hingga 11 tahun bermain teater di Sanggar Aktor Cilik Indonesia di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca: Bermain di FIlm Wiro Sableng, Dengkul Andy /rif Tak Sekuat Dulu Lagi
Sesekali, Uthe mengajar di sanggar milik Guruh Soekarno Putra di Jalan Kertanegara, masih di kawasan Kebayoran Baru.
"Muridku ada 62 anak. Sekarang udah ramai sekali sanggarnya sejak dirintis dua tahun lalu. Karena berangkat dan besar teater sebelum film, aku tidak akan meninggalkan asalku," kata Uthe.
Jadi, jika ke bioskop dan menonton Wiro Sableng 212 yang diputar mulai 30 Agustus nanti, perhatikan wajah Sinto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sinto-gendeng_20180828_190842.jpg)