Ratna Sarumpaet Bilang Tidak Perlu Jadi Aktivis Buat Tahu Fakta dan Mendadak Diskusinya Dilarang

Dia tidak tahu lagi karena terus menerus, itu psikologis, dia tidak tahu kapan bohong dan (kapan) itu kebenaran.

Ratna Sarumpaet Bilang Tidak Perlu Jadi Aktivis Buat Tahu Fakta dan Mendadak Diskusinya Dilarang
Tribun Medan
Ratna Sarumpaet 

AKTIVIS perempuan Ratna Sarumpaet menjelaskan jika orang biasa berbohong dan membuat cerita aneh, mereka tidak tahu apakah sedang bohong atau benar.

"Dia tidak tahu lagi karena terus menerus, itu psikologis, dia tidak tahu kapan bohong dan (kapan) itu kebenaran, saya tadinya, agak tidak percaya (teori) ada orang seperti itu, tapi malam ini, aku nonton, lu bisa jawab sendiri," katanya.

Dia selalu bilang, kritik itu hoax, hoax, kata Ratna Sarumpaet, nyatanya, seperti kata Rocky Gerung, pusat hoax ada di pusat kekuasaan.

"Janji presiden yang berderet itu (tidak ditepati), kan hoax itu namanya," katanya.

Baca: Jokowi Bantah Foto Anak Punk yang Disebut Mirip Dia yang Diunggah Netizen

Baca: Ternyata Ini Nilai Imbalan yang akan Diterima Idrus Marham Dibayar Pakai USD

Misalnya, kata Ratna Sarumpaet, orang malah disuruh menawar harga kebutuhan pokok, orang disuruh diet.

"Jangan kebiasaan mencaci orang kemudian kalian dianggap kritis, itu kurang ajar bahkan menghina dirimu sendiri," katanya dengan menatap barisan Abu Janda.

Menurut Ratna Sarumpaet, dampak ucapannya memang tidak mudah karena dirinya kemudian dibully di media sosial, tapi hal itu tidak akan membuat dirinya bungkam.

"Ada fakta, kamu tidak pernah lihat orang kesusahan di pasar-pasar?" katanya kepada Abu Janda dan kawan-kawan dalam sebuah acara diskusi di Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One.

Baca: Sinyal Jadi Tersangka Diawali Saat Eni Dijemput KPK di Rumah Idrus Marham

Ratna Sarumpaet menjelaskan, orang tidak perlu jadi aktivis untuk mengetahui kebenaran.

Selengkapnya dapat disaksikan dalam video singkat, saat Ratna Sarumpaet murka terhadap barisan Abu Janda dkk.

Halaman
123
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved