Jelang Timnas U-23 Vs UEA, Ryuji Utomo Beri Dukungan ke Febri Haryadi yang Dibully Legenda Timnas

Febri Haryadi yang baru dibully legenda tim nasional mendapat dukungan moral dari seniornya, Ryuji Utomo.

Jelang Timnas U-23 Vs UEA, Ryuji Utomo Beri Dukungan ke Febri Haryadi yang Dibully Legenda Timnas
instagram @ryujiutomo
Ryuji Utomo memberi dukungan untuk Febri Haryadi. 

LAGA Timnas U-23 Vs UEA hanya tinggal hitungan jam. Febri Haryadi yang baru dibully legenda tim nasional mendapat dukungan moral dari seniornya, Ryuji Utomo.

Ryuji Utomo memposting foto dan dirinya sedang memegang medali di akun instagramnya @ryujiutomo. 

Ryuji Utomo lalu menulis 'Good luck Indonesia national team untuk pertandingan hari ini! Special support untuk @febrihariyadi13 ngacirkeun lur hajar terus!.'

Entah apa alasan Ryuji Utomo khusus memberi semangat hanya ke Febri Haryadi. Tetapi beberapa hari sebelum pertandingan Ryuji Utomo memang terkena bully dari warganet. 

Stefano Lilipaly, dan Febri Haryadi yang siap mengobrak-abrik lemahnya kiper UEA, Mohammed Al-Falahi. Kiper UEA berkali-kali membuat blunder di laga fase grup Asian Games 2018. Beruntung timnya masih bisa lolos.
Stefano Lilipaly, dan Febri Haryadi yang siap mengobrak-abrik lemahnya kiper UEA, Mohammed Al-Falahi. Kiper UEA berkali-kali membuat blunder di laga fase grup Asian Games 2018. Beruntung timnya masih bisa lolos. (KOMPAS.COM/TRIBUNNEWS/BEINSPORTS)

Bahkan salah satu legenda tim nasional Indonesia, Anjas Asmara, ikut membully Febri Haryadi dengan menyebut Febri bermain seperti orang mabuk. 

Anjas Asmara menyebut itu usai menyaksikan pertandingan Indonesia versus Hong Kong di Grup A Asian Games 2018 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (20/8/2018).

"Timnas U-23 Indonesia tidak punya target man. Selama fase grup, kemenangan yang diraih banyak melalui keberuntungan. Misalnya melawan Hong Kong, kita bisa menang karena lawan sudah kelelahan," kata Anjas Asmara.

Anjas juga melontarkan kritik kepada salah satu punggawan Persib yang tampil menghadapi Hongkong kemarin, Febri Hariyadi, menurutnya penampilan winger yang karib disapa Bow ini bermain egois.

"Terutama Febri permainannya tak jelas, tidak karu-karuan. Seperti orang mabuk," ujar Anjas Asmara.

Namun pemain era 70'an itu tetap optimis Indonesia bisa melaju lebih jauh di ajang Asian Games 2018, meski secara performa, skuat Garuda belum teruji betul.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved