Begini Teknis Sidang Ajudikasi M Taufik dengan KPU DKI

Bawaslu DKI akan menggelar sidang ajudikasi antara pemohon Mohammad Taufik dengan termohon Komisi Pemilihan Umum DKI, Selasa (21/8) besok.

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik. 

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta akan menggelar sidang ajudikasi antara pemohon Mohammad Taufik dengan termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada Selasa (21/8/2018) besok.

Sidang ajudikasi digelar setelah mediasi yang sudah dilakukan sebanyak dua kali antara kedua belah pihak tidak menemui kata sepakat.

Sidang ajudikasi akan dipimpin Komisioner Bawaslu DKI Puadi dan terbuka untuk umum.

Puadi menjelaskan dalam persidangan besok, Taufik akan diberikan kesempatan untuk menyampaikan permohonannya atas sengketa proses pemilu itu.

Adapun KPU DKI Jakarta juga berhak menyampaikan pendapatnya terkait permohonan Taufik.

“Dalam proses ajudikasi ini, nanti ada pembuktian dari masing-masing pemohon maupun termohon. Kalau memang dipandang perlu untuk ada saksi, jadi pemohon boleh menghadirkan saksi ahli dan juga termohon boleh dalam pembuktian,” kata Puadi, Senin (20/8/2018).

Puadi mengatakan pendapat dari kedua belah pihak akan disimpulkan setelah melalui agenda pembuktian dalam sidang ajudikasi. Sehingga dapat diambil keputusan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kemudian pasca pembuktian akan ketahuan benang merahnya, apakah nanti tetap konsisten pada PKPU Nomor 20 Tahun 2018 atau kembali pada UU Nomor 7 Tahun 2017. Dari situ nanti kita langsung simpulkan, dari kesimpulan tersebut baru akan ketahuan di amar putusan,” kata Puadi.

Hanya saja keputusan yang telah diambil nantinya masih bisa ditolak.

Apabila itu yang terjadi maka pemohon bisa menempuh langkah selanjutnya agar masalah tersebut bisa segera selesai.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved