Breaking News:

Alasan Harus Cek Hepatitis Sebelum Menikah, Penjelasan dari Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia

Perempuan disarankan melakukan screening untuk mengetahui ada tidaknya hepatitis B sebelum menikah.

Kompas.com
Shutterstock/Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Perempuan disarankan melakukan screening untuk mengetahui ada tidaknya hepatitis B sebelum menikah.

Sebab, hepatitis B bisa menular melalui hubungan seksual, bahkan menular kepada janin.

"Penularan Hepatitis B terbagi dua, yaitu horizontal dan vertikal. Kalau horizontal, tertular dari donor darah atau hubungan seksual. Sementara, vertikal dari ibu hamil ke janinnya," kata Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, dr Irsan Hasan, SpPD KGEH, beberapa waktu lalu.

Baca: Masyarakat Tak Sadar Idap Hepatitis, Indonesia Punya Beban Tinggi Terhadap Penyakit Ini

Irsan mengatakan, penularan vertikal sangat tinggi terjadi di Indonesia, mencapai 80 persen.

Sehingga, saat ibu sudah terlanjur mengidap hepatitis B, anak yang baru saja dilahirkan harus segera diberikan vaksin beserta imunoglobulin dalam waktu kurang dari 12 jam.

"95 persen pemberian vaksin kurang dari 12 jam akan memproteksi anak dari hepatitis B, karena virus belum masuk ke inti sel. Bahaya kalau anak tidak diberikan langsung atau sudah melebihi 24 jam, virus sudah memasuki inti sel dan membahayakan organ hati," kata Irsan.

Baca: Begini Mencegah Penularan Hepatitis A

Anjuran pada ibu dengan virus hepatitis yang sangat tinggi, harus ada pemberian obat lebih banyak untuk turunkan virus pada ibu. Baru, setelah melahirkan anak diberikan vaksin plus imunoglobulin.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved