Rata-rata Inden Xpander Berkisar 2 Bulan, Ini Janji Mitsubishi

Mitsubishi terus berusaha mengantarkan produk Xpander ke konsumennya dengan lebih cepat, dari saat ini yang inden sekitar 2 bulan.

Rata-rata Inden Xpander Berkisar 2 Bulan, Ini Janji Mitsubishi
Kompas.com/Stanly Ravel
Mitsubishi Xpander diperkenalkan di Batam. 

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia ( MMKSI) terus berusaha mengantarkan produk Xpander ke konsumen yang sudah melakukan pemesanan.

Tidak hanya di wilayah Jakarta, waktu inden Xpander di beberapa kota besar seperti Semarang masih berkisar antara dua bulanan.

Presiden Direktur PT MMKSI Kyoya Kondo mengungkapkan, pihaknya saat ini terus berusaha mempersingkat waktu tunggu bagi konsumen. Mitsubishi bahkan menargetkan waktu inden hanya satu bulan.

Baca: Mengaspal di Thailand, Mitsubishi Xpander Dibanderol Rp 300 Juta Lebih

"Kami sudah meningkatkan kapasitas produksi menjadi 10.000 per bulannya atau menjadi 120.000 per tahun. Ini cukup drastis karena sebelumnya per tahun 100.000 unit. Kami harap dapat mempersingkat waktu tunggu konsumen," ucap Kondo yang ditemui di Semarang, Jumat (18/8/2018).

Namun secara detail Ia mengungkapka cara mencapai target pengiriman satu bulan tersebut. Menurutnya semua itu bergantung pada banyaknya pemesanan.

"Cara agar waktu pengiriman menjadi satu bulan itu bergantung pada pesanan. Seberapa banyak SPK baru, pemesanan sejak saat ini. Kapan waktunya, belum sekarang karena banyak faktor yang mempengaruhi," ucap Kondo.

Sebelumnya, Director of Sales and Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro, menyampaikan bila mulai September 2018, waktu penantian konsumen akan lebih cepat.

Ini berkat peningkatan jumlah produksi Xpander di pabrik Mitsubishi. Dari penambahan produksi tersebut pasar Indonesia mendapatkan jatah 70 persen dan 30 persen untuk ekspor, termasuk Thailand yang per Sabtu kemarin menjadi sasaran ekspansi Xpander. (Setyo Adi Nugroho)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Beli Xpander Masih Inden, Ini Janji Mitsubishi"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved