Presiden yang Sesungguhnya Jadi Pahlawan Wong Cilik Pilih Mengundurkan Diri

Surat pengunduran diri itu disampaikan oleh Ketua Senat, Lucia Topolansky, yang notabene adalah istrinya.

Presiden yang Sesungguhnya Jadi Pahlawan Wong Cilik Pilih Mengundurkan Diri
Kompas.com
Dari gajinya sebesar 12.000 dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 175,6 juta, politisi 83 tahun itu mendonasikan 90 persen untuk kalangan miskin. 

Selain itu, dia menolak tinggal di istana kepresidenan, dan memilih tinggal di peternakan di mana dia bisa menanam bunga.

Selain itu, saat pertama kali menjabat, dia hanya mempunyai 1987 Volkswagen Beetle yang sempat ditawar 1 juta dolar, sekitar Rp 14,6 miliar, namun ditarik lagi di 2014.

Dalam wawancaranya di 2012, Mujica menyatakan bahwa dia tidak masalah jika disebut miskin.

Malah, dia tidak merasa miskin.

Baginya, orang miskin adalah mereka yang terus bekerja sepanjang hidupnya demi mempertahankan gaya hidup mewah.

"Ini masalah kebebasan. Jika tidak punya ambisi, Anda tak perlu bekerja terus. Jadi, Anda punya waktu untuk memikirkan diri Anda sendiri," katanya.

Meski dikenal ramah, Mujica juga sering melontarkan komentar kontroversial, terutama kepada koleganya pemimpin Amerika Latin.

Di 2013, dia harus meminta maaf karena menyebut Presiden Argentina, Cristina Fernandez de Kirchner, sebagai penyihir tua.

Selain itu, dia mengatakan suami Kirchner, Nestor, sebagai "pria yang punya mata malas dan sering tak fokus".

Komentar tersebut menjadi viral karena dia tidak sadar mikrofon sewaktu menggelar konferensi pers ternyata menyala.

Kemudian, dia juga menyebut Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sebagai orang yang "lebih gila dari kambing".  (Ardi Priyatno Utomo)

Tautan asal

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved