Pilpres 2019

Ketua Umum PBNU Ungkit Pujian Gus Dur: Orang Paling Ikhlas untuk Bangsa Ini Ya Prabowo

Dirinya membeberkan bahwa Prabowo Subianto kerap bertemu Gus Dur pasca-kerusuhan Mei 1998.

Ketua Umum PBNU Ungkit Pujian Gus Dur: Orang Paling Ikhlas untuk Bangsa Ini Ya Prabowo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto (kedua kiri) bersama Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (ketiga kanan), berjabat tangan dengan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (tengah) dan pengurus PBNU lainnya, sebelum melakukan pertemuan tertutup di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8/2018). 

KETUA Umum PBNU Said Aqil Siroj mengungkapkan, mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pernah memuji Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kalau Pak Prabowo sahabatnya Gus Dur. Gus Dur pernah katakan kalau mau cari orang ikhlas pada bangsa, ya Prabowo. Masih ingat saya Gus Dur ngomong gitu," ungap Said Aqil Siroj usai bertemu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Pada 2014 lalu, seperti dilansir Kompas.com, Said Aqil Siroj sempat mengatakan cerita serupa, yakni pujian Gus Dur kepada Prabowo Subianto.

Baca: Momen Ini yang Membuat Anies Baswedan Menolak Tawaran Jadi Cawapres Prabowo Subianto

Dirinya membeberkan bahwa Prabowo Subianto kerap bertemu Gus Dur pasca-kerusuhan Mei 1998. Saat itu, Said Aqil Siroj mengaku bersama Muhaimin Iskandar dan Syaifullah Yusuf, sering menemani Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Gus Dur.

"Sampai Gus Dur mengatakan, orang paling ikhlas untuk bangsa ini Prabowo. Artinya apa? Dia siap berkorban, siap dilengserkan dari Pangkostrad, siap dicabut dari kedudukannya, sebab kalau bukan dia, siapa lagi tumbalnya? Beliau (Gus Dur) sadar, dia hanya tumbal dari jenderal-jenderal yang lain," papar Said Aqil Siroj, sesaat sebelum menyambut kedatangan Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Kempek di Palomamanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (27/6/2014) silam.

Said Aqil Siroj mengatakan, setelah kerusuhan itu, dia ditunjuk sebagai tim pencari fakta bersama Marzuki Darusman, Bambang Widjojanto, Abdul Hakim Garuda Nusantara, dan Nur Syahbani.

Baca: Gencar Bangun Infrastruktur, Jokowi: Sesungguhnya KIta Sedang Membangun Peradaban

"Kesimpulannya, bahwa Pak Prabowo bukan dalang kerusuhan," tegasnya.

Said Aqil Siroj membantah pernyataan mantan Panglima ABRI Wiranto, yang menyebut Prabowo Subianto terlibat penculikan atas inisiatif sendiri. Menurut Said Aqil Siroj, apa yang disampaikan mantan Ketua Umum Partai Hanura itu tidaklah benar.

"Itu beda dengan kesimpulan tim pencari fakta. Saya sebagai wakil tim pencari fakta kerusuhan Mei, kesimpulannya Pak Prabowo tidak ikut campur sama sekali dengan kerusuhan," paparnya. (Fahdi Fahlevi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved