Rocky Gerung Jelaskan Pakai Mitologi Yunani Bahwa Mahfud MD Sebenarnya Malu, Tergores, dan Terhina

MAHFUD MD bersikap menerima dan memaklumi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih Ma’ruf Amin ketimbang dirinya.

Rocky Gerung Jelaskan Pakai Mitologi Yunani Bahwa Mahfud MD Sebenarnya Malu, Tergores, dan Terhina
Kolase foto
Mahfud MD dan Rocky Gerung 

MAHFUD MD bersikap menerima dan memaklumi pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih memilih Ma’ruf Amin ketimbang dirinya.

Banyak pihak lalu menganggap bahwa Mahfud MD sosok negarawan sejati akibat sikapnya usai tak dipilih sebagai Cawapresnya Jokowi di Pilpres 2019.

Tapi tidak bagi Rocky Gerung, Rocky Gerung menganggap Mahfud MD hanya seseorang yang terpaksa makin kuat karena tergores.

Rocky Gerung menjelaskan itu lewat mitologi yunani yang ia beberkan dalam acara Indonesia Lawyers Club yang diunggah di akun youtube Indonesia Lawyers Club tvOne dengan judul ‘Rocky Gerung : Gagalnya Mahfud MD Jadi Cawapres Merupakan Pameran Imoral Kepada Publik.’

Rocky Gerung mulai menyampaikan hal terebut dengan menggambarkan bahwa telah terjadi politik kremlin di dalam Istana.

Mahfud MD dan Jokowi
Mahfud MD dan Jokowi (Kolase foto (Kompas.com/Kompas TV))

“Tadi Pak Karni mengutip Lenin, dan itu menyiapkan kita pada politik kremlin, dan ada istilah kremlinnologi, yaitu kasak kusuk di dalam istana, yang pada akhirnya isinya adalah persekongkolan,” kata Rocky Gerung dalam video tersebut. 

Rocky Gerung menyampaikan bahwa uraian Mahfud MD dalam acara tersebut menggambarkan kremlinnologi di dalam istana negara.

“Karena ini soal, tadi saudara Nusron mengatakan bahwa ini adalah pilihan moral, justru itu yang imoral. Itu adalah delik moral, mempermalukan seorang warga negara diujung pesta. Apa kurang bermoralnya, apa kurang tidak bermoralnya itu? Tentu  Pak Mahfud dengan tegar mengatakan bahwa. Prof mahfud dengan tegar mengatakan, dia tidak tersinggung, dia tidak kecewa. Pertanyaan saya, boleh nggak dia ungkapkan sebaliknya di depan publik? Saya kecewa, saya segala macem, nggak mungkin diucapkan. Karena itu pilihan terakhir dari sang korban adalah mengatakan dia tidak tersinggung, walaupun itu adalah suatu kejadian eksistensial, terhina di depan publik. Tapi orangnya tidak tersinggung,” beber Rocky Gerung.

Namun Rocky Gerung menyampaikan yang tersinggung memang bukan Mahfud MD, tetapi moralitas publik  karena akan dicatat dalam sejarah.

MAHFUD MD
MAHFUD MD (Istimewa)

Rocky Gerung kemudian hendak menyebut sesuatu, tetapi akhirnya dia memilih menyebut lewat penjelasan mitologi yunani agar lebih terlihat akademis.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved