Breaking News:

Masyarakat Tak Sadar Idap Hepatitis, Indonesia Punya Beban Tinggi Terhadap Penyakit Ini

Semakin bertambah jumlah penduduk, berarti semakin bertambah penderita hepatitis, Indonesia punya beban tinggi.

Kompas.com
Shutterstock/Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Gejala hepatitis seringkali dapat dirasakan oleh penderitanya, seperti perubahan warna kuning pada kulit dan putih mata, nafsu makan yang buruk, muntah, kelelahan, sakit perut, atau diare.

Namun, sering pula penyakit ini tidak disertai gejala sehingga banyak masyarakat tidak menyadari sedang dijangkit oleh penyakit ini.

Hepatitis adalah penyakit peradangan pada jaringan yang ada di hati. Terdapat lima jenis hepatitis, yakni hepatitis A, B, C, D, dan E.

Baca: Begini Mencegah Penularan Hepatitis A

Namun mayoritas yang diderita masyarakat Indonesia adalah Hepatitis A, B, C.

Hepatitis dapat bersifat sementara (akut) atau jangka panjang (kronis) bila telah dirasakan selama lebih dari enam bulan.

Hepatitis akut terkadang dapat sembuh sendiri, namun bisa pula berkembang menjadi hepatitis kronis, atau tak jarang menyebabkan gagal hati akut.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Hepatitis B memiliki jumlah penderita terbanyak, yaitu sebesar 7,1 persen, sedangkan Hepatitis C memiliki jumlah penderita sebesar 1 persen dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia.

Dari jumlah sekitar 20 juta penderita hepatitis B dan C, hanya ribuan orang saja yang menyadari dan berobat.

Baca: Rajin Konsumsi ASI Bisa Tangkal Virus Hepatitis C Lho

"Semakin bertambah jumlah penduduk, berarti semakin bertambah penderita hepatitis. Indonesia punya beban tinggi terhadap penyakit ini," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes dr Wiendra Waworuntu, MKes, beberapa waktu lalu.

Ketua PB Perhimpunan Peneliti Hati Indonesia, dr Irsan Hasan SpPD-KGEH, mengakui pengobatan hepatitis telah mengalami kemajuan dalam 15 tahun terakhir, karena telah ada berbagai metode pengobatan seperti operasi dan terapi.

Halaman
12
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved