Pengembang Cluster Mewah Hanya Memelas Saat Bangunannya Dihancurkan Satpol PP

Bangunan itu dihancurkan puluhan petugas Satpol PP Jakarta Selatan setelah terbukti menyalahi aturan.

Pengembang Cluster Mewah Hanya Memelas Saat Bangunannya Dihancurkan Satpol PP
Warta Kota/Feryanto Hadi
Bangunan ini melanggar jarak bebas bagian belakang. Jadi yang tidak boleh dibangun sekitar dua meter karena buat akses jalan. 

SEBUAH bangunan mewah di Jalan Tumaritis II, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, dihancurkan puluhan petugas Satpol PP Jakarta Selatan setelah terbukti menyalahi aturan, Selasa (17/8/2018).

Natasya selaku pengembang cluster itu tampak panik.dan meminta petugas menghentikan aksinya menghancurkan bangunan.

“Tolong sudah, pak. Jangan dibongkar. Badan saya udah panas dingin ini, pak,” ia memelas.

Namun, permintaan wanita setengah baya itu tetap saja tidak digubris petugas. Seolah tak terjadi apa-apa, Satpol PP bersama para kuli bongkar terus menghancurkan sejumlah sisi bangunan. Natasya tak bisa berbuat banyak. Ia hanya melihati aksi itu dengan perasaan getir.

Kepala Sektor Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) Kecmatan Cilandakz Bambang Sumedi mengatakan, bangunan tersebut dibongkar karena menyalahi aturan terkait jarak bebas.

“Bangunan ini melanggar jarak bebas bagian belakang. Jadi yang tidak boleh dibangun sekitar dua meter karena buat akses jalan,” kata dia.

Bambang memastikan, sebelum dilakukan pembongkaran, pihaknya sudah melayangkan serangkaian teguran mulai dari SP, segel, hingga Surat Perintah Bongkar (SPB) agar pemilik menghentikan kegiatan pembangunan.

Namun, teguran tersebut tetap saja tidak diindahkan dan pembangunan terus berlanjut.

Sementara Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jaksel Luasman Manihuruk menambahkan, pembongkaran paksa yang dilakukan pihaknya merupakan rekomendasi Dinas Citata.

Sesuai rekomtek, kata dia, bangunan tersebut tidak sesuai IMB dan melanggar jarak bebas bagian belakang.

“Rekomtek Citata bagian belakang yang tidak sesuai IMB. Kita bongkar untuk akses jalan,” kata Luasman.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved