Dhawiya Zaida Dituntut 2 Tahun Pidana di RSKO

Dalam persidangan tersebut, Dhawiya Zaida dituntut melakukan rehabilitasi di RSKO Cibubur, Jakarta Timur selama dua tahun.

Dhawiya Zaida Dituntut 2 Tahun Pidana di RSKO
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Dhawiya Zaida 

ARTIS peran dan penyanyi Dhawiya Zaida (33) kembali menghadapi persidangan kasus dugaan kepemilikan dan penyalahgunaan narkotika.

Dhawiya Zaida menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (14/8/2018) dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam persidangan tersebut, Dhawiya Zaida dituntut melakukan rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur selama dua tahun.

"Menuntut dan menyatakan terdakwa Dhawiya Binti Zedun Z terbukti bersalah dan melakukan tindak pidana Narkotika golongan 1 bagi diri sendiri, sebagaimana yang dimaksud pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sesuai dakwaan subsider kami," kata JPU, Lenna didalam persidangan.

"Sehingga menjatuhkan pidana kepada terdakwa Dhawiya Binti Zedun Z selama dua tahun pidana, pidana tersebut dijalani di rumah sakit ketergantungan obat RSKO Cibubur Jakarta Timur. Dengan dikurangi selama masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa," tambahnya.

Lanjut Lenna, pihaknya awalnya memberikan dakwaan primer dan subsider kepada Dhawiya. Dakwaan primer dengan pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, serta dakwana subsider dengan 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009.

"Dakwaan primer pasal 114 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika tidak terpenuhi dan tidak terbukti, maka harus dibebaskan atas dakwaan primer. Pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika sebagaimana tidak terbukti dan tidak terpenuhi maka harus dibebaskan dari dakwaan subsider," jelasnya.

"Dalam dakwaan subsider Pasal 127 ayat 1 UU huruf a RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, unsur ini telah secara sah dan terbukti," ujar Lenna.

JPU juga menyatakan barang bukti sebuah dompet silver warna manggo yang berisi narkoba jenis sabu-sabu, dengan berat 0,49 gram, 2 buah alat hisap sabu, dan barang bukti lainnya, seluruhnya dirampas untuk dimusnahkan.

Kemudian, JPU menetapkan terdakwa Dhawiya Zaida dibebani agar membayar biaya perkara sebesar Rp 5 ribu. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved