PAM Jaya Bersama PALYJA dan AETRA Pastikan Suplai Air ke 51Venue Asian Games Aman

PAM Jaya bersama dengan kedua mitra operatornya (PALYJA dan AETRA) memastikan suplai air ke 51 titik venue Asian Games di Jakarta aman.

Editor: Murtopo
WARTA KOTA/DWI RIZKI
Direktur Utama PAM Jaya Erlan Hidayat mencoba air olahan, setelah membuka acara Run For Water di area car free day, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2018) pagi. 

PT PAM Jaya bersama dengan kedua mitra operatornya (PALYJA dan AETRA) memastikan suplai air ke 51 titik venue Asian Games 2018 di Jakarta aman dan terjaga kuantitas, kualitas serta kontinuitasnya.

Hal itu diungkapkan Erlan Hidayat selaku Direktur Utama PAM Jaya dalam siaran pers PAM Jaya yang diterbitkan Senin (13/8/2018).

“Secara teknis, PAM Jaya dan Mitra swasta sudah siap mendukung dengan kuantitas, kualitas dan kontinuitas air yang cukup untuk Asian Games 2018 di Jakarta," ujar Erlan Hidayat.

51 venue tersebut terdiri dari 16 venue yang merupakan pelanggan PAM.

27 venue merupakan pelanggan tidak langsung PAM yang dilayani melalui meter induk ke pengelola kawasan/BLU SETNEG (yaitu GBK, Ancol, dan PPKK/Wisma Atlit).

Dan 8 venue bukan pelanggan PAM (pengguna air tanah).

Namun Erlan mengatakan bahwa tentu ada hal lain yang berada di luar kendali PAM Jaya.

Pihaknya berharap agar kondisi air baku Jakarta tidak terlalu berat dipengaruhi oleh kemarau karena kondisi kemarau saat ini sudah mulai menurunkan debit dan kualitas air baku dari Kali Krukut.

PAM Jaya juga berharap agar tidak ada gangguan pada kehandalan supply listrik, mengingat seluruh proses pengolahan air bersih serta pendistribusiannya bergantung pada kehandalan suplai listrik dari PLN.

 “Tidak hanya air, harapannya semua pihak yang terlibat akan bekerja pada Top Performance nya dalam menyambut Asian Games ini,” ujar ErlanHidayat.

Upaya yang telah dilakukan PAM Jaya untuk memastikan suplai air ke 51 titik venue Asian Games di Jakarta aman dan terjaga kuantitas telah dibuktikan dengan peningkatan pelayanan di antaranya yaitu:

1.   Relokasi dan rehabilitasi meter induk di kawasan Gelora Bung Karno. Perbaikan ini meningkatkan suplai air kekawasan Gelora Bung Karnodari 10 liter/detik menjadi 50 liter/detik, selain itu juga meningkatkan tekanan dari sebelumnya 0,3 atm menjadi 0,7 atm.

2.   Meningkatkan pemanfaatan air baku di Kanal Banjir Barat melalui penerapan teknologi Moving Bed Bio Reactor (MBBR) dengan memanfaatkan mikroba untuk mengurangi amoniak terkandung dalam air baku sehingga memperbaiki kulitas untuk diolah lebih lanjut.

3.   Mengoptimalkan suplai air dengan mengatur alokasi dan tekanan air dari Instalasi Pengolahan Air 1 Pejompongan ke wilayah Senayan dengan tetap memperhatikan wilayah-wilayah sekitar sehingga kebutuhan airnya terpenuhi.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved