WNA China Jadi Imigran Gelap Digagalkan Saat Tertangkap Pakai Paspor Palsu Meksiko

WNA ini mencoba mengelabui petugas dengan menggunakan paspor yang diduga palsu untuk masuk ke wilayah Indonesia.

WNA China Jadi Imigran Gelap Digagalkan Saat Tertangkap Pakai Paspor Palsu Meksiko
Warta Kota/Andika Panduwinata
Pelaku berinisial LJ (34) dicokok, setelah tiba di Bandara Soetta, Jumat (10/8/2018) dini hari. 

PETUGAS Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Tangerang meringkus warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.

Pelaku berinisial LJ (34) dicokok, setelah tiba di Bandara Soetta, Jumat (10/8/2018) dini hari.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Enang Syamsi.

Ia menjelaskan pria berkewarganegaraan China itu ketahuan menggunakan paspor palsu masuk ke Indonesia.

"WNA ini mencoba mengelabui petugas dengan menggunakan paspor yang diduga palsu untuk masuk ke wilayah Indonesia," ujar Enang di Bandara Soetta, Tangerang, Sabtu (11/8/2018).

Pelaku mendarat dengan menggunakan maskapai Xianmen Air.

Yang bersangkutan datang ke Indonesia pada dini hari, dengan menggunakan paspor Meksiko.

Enang menerangkan, blanko paspor Meksiko yang digunakan WNA tersebut menyerupai aslinya.

Kepada petugas, WNA ini mengaku membeli paspor itu seharga 300 Yuan.

"Sepertinya, ini indikasi awal blanko paspornya asli. Kemudian mereka melalui sindikat tertentu. Menurut pengakuan sementara dari yang bersangkutan bahwa blanko (paspor ini) diperoleh di China, (dibeli) melalui online shop dengan harga 300 Yuan," ucapnya.

Dirinya menyebut WNA bermasalah tersebut memanfaatkan waktu dan menunggu petugas lengah. Kebanyakan WNA yang bermasalah umumnya mencari penerbangan malam dan dini hari untuk masuk ke Indonesia.

"Kemungkinan mereka mencari kelengahan petugas, mereka mendarat pada dini hari di mana para petugas mulai lelah. Saat petugas lelah, mereka datang dan mencari momen-momen itu. Disamping itu, mereka juga datang menggunakan penerbangan lowcost (penerbangan murah)," kata Enang.

Enang menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kedutaan China untuk Indonesia di Jakarta. WNA tersebut pun akan segera ditolak dan dipulangkan ke negara asalnya.

"Tadi kami kerja sama dengan kedutaan besar China yang ada di Jakarta. Kemudian biarkanlah ranah hukumnya nanti negara China yang menghukum yang bersangkutan," katanya.

Pelaku berinisial LJ (34) dicokok, setelah tiba di Bandara Soetta, Jumat (10/8/2018) dini hari.
Pelaku berinisial LJ (34) dicokok, setelah tiba di Bandara Soetta, Jumat (10/8/2018) dini hari. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved