Breaking News:

Kisah Unik Ibu Tien Soeharto, 12 Bulan di dalam Kandungan, Begini Ceritanya

Ibu Tien Soeharto ternyata mempunyai kisah unik saat dirinya dilahirkan oleh sang Ibunda, seperti dikisahkan putrinya, Mbak Tutut, berikut ini.

Penulis: | Editor: Fred Mahatma TIS
tututsoeharto.id
RADEN Ayu Siti Hartinah atau Ibu Tien Soeharto dan putrinya, Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut, pada 23 Agustus 1990. 

“10 bulan lebih itu masih sebentar wuk. Ibumu itu, tidak mau keluar-keluar, betah di perut eyang," ucap eyang putri Mbak Tutut.

“Betah kados pundi (bagaimana) tho eyang. Apa eyang mengandung ibu 11 bulan?" Mbak Tutut memotong pembicaraan eyangnya dengan sedikit bingung dan sok tahu menebak-nebak.

Di luar dugaan, eyang putrinya ternyata menjawab lain.

“Wooo luwih (lebih) wuk. Ibumu itu tinggal di perut eyang 12 bulan. Pas satu tahun, baru mau keluar dari perut eyang."

“Subhanallah. Betul itu eyang satu tahun? Iya bu betul cerita eyang?” Mbak Tutut terheran mendengar cerita eyang putrinya.

Ibunya, Tien Soeharto sambil bercanda kemudian menjawab pertanyaan tersebut.

“Yo ora ngerti (tidak mengerti) ibu, wong lagi enak-enak nglingker di padarannya (di perut) eyang, didawuhi (disuruh) metu (keluar) sama eyang.” Demikian jawab Tien Soeharto.

"Wong ibumu keenakan bobok di perut eyang, kemana-mana digendong, dadi (jadi) wegah (males) metu (keluar)," timpal eyang putrinya.

“Eyang, pada saat itu apa tidak rame beritanya, eyang mengandung sampai 12 bulan?” Mbak Tutut bertanya lagi dengan penasaran.

“Ya ramai wuk, akhirnya ada yang menyarankan pada eyang, supaya eyang dibawa ke kandang kambing, karena kan kambing 12 bulan baru melahirkan. Jadi oleh eyang kakung dibawa ke kandang kambing sebentar."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved