Asian Games 2018

Sterilisasi Asian Games 2018, 3 Masjid dan 2 Musala Tidak Lakukan Pemotongan Hewan Kurban

"Mereka nggak akan melakukan pemotongan tahun ini dan ada yang mengalihkan ke tempat lain untuk pemotongan."

Sterilisasi Asian Games 2018, 3 Masjid dan 2 Musala Tidak Lakukan Pemotongan Hewan Kurban
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Wali Kota Jakarta Utara Syamsudin Lologau 

TANJUNG PRIOK, WARTA KOTA--- Sebanyak tiga masjid dan dua musala di wilayah Kecamatan Kelapa Gading , Jakarta Utara, dipastikan tidak menggelar penampungan serta pemotongan hewan kurban.

Kebijakan itu terkait dengan perhelatan Asian Games 2018 yang diadakan di sekitar masjid dan musala tersebut.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara Rita Nirmala mengatakan,, ketiga masjid dan dua musala tidak diizinkan menggelar pemotongan hewan kurban berdasarkan hasil pendataan dan validasi.

“Data ini bisa kita jamin valid, selain Google kita kroscek juga dari Dinas Citata (Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan),” ucap Rita, Kamis (9/8/2018).

Baca: Sambut Atlet Asian Games 2018, Bandara Soekarno Hatta Sediakan Bus Super-Canggih

Rita menambahkan, para pengurus masjid dan musala yang terdampak, tidak ada masalah perihal kebijakan tersebut.

Bahkan mereka sangat berupaya mendukung suksesnya perhelatan Asian Games 2018.

“Pada prinsipnya mereka sangat mendukung. Kita beruntung mereka dengan penuh kesadaran dukung ini," katanya.

"Mereka nggak akan melakukan pemotongan tahun ini dan ada yang mengalihkan ke tempat lain untuk pemotongan. Jadi tidak ada masalah, semua dukung, Insya Allah,” ucapnya.

Rita menambahkan, wilayah di Jakarta Utara yang berdekatan dengan arena Asian Games 2018, yakni  Equestrian Park ada di Kecamatan Kelapa Gading.

Baca: 100 Orang Pengurus Masjid Ikut Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Sosialisasi pun sudah dua kali digelar di Kantor Kecamatan Kelapa Gading.

“Tapi yang kita undang sosialisasi semua, camat, lurah di Jakarta Utara dan pihak yang berkepentingan termasuk MUI, pengurus masjid, supaya kebijakan pemerintah tentang Asian Games sampai ke semua stake holder,” katanya.

Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau memberikan apresiasi terhadap langkah Suku Dinas KPKP Jakarta Utara yang menggelar sosialisasi sejak jauh-jauh hari. 

“Saya apresiasi Sudin sudah lakukan sosialisasi dalam rangka pemberitahuan kepada masyarakat. Makanya kita dari pagi-pagi sampaikan pemotongan tidak dilaksanakan di lokasi yang sudah ditentukan,” katanya.

“Kalau kita tidak sosialisasi, itu yang salah. Makanya kita perlu apresiasi lakukan sosialisasi sebelum ini (Asian Games 2018) dilaksanakan,” kata Syamsuddin.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved