Minuman Keras

Satpol PP Gerebek Dua Toko Sekaligus Gudang Miras di Depok, Sita 1.170 Botol Miras

Satpol PP Kota Depok kembali menggerebek dua toko sekaligus gudang miras yang ada di wilayah Kota Depok, Selasa (7/8/2017) siang.

Satpol PP Gerebek Dua Toko Sekaligus Gudang Miras di Depok, Sita 1.170 Botol Miras
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok menggerebek toko dan gudang miras di Sukmajaya dan di belakang Pasar Cisalak, Depok pada Selasa. Sebanyak 1.170 botol miras berbagai jenis disita. 

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali menggerebek dua toko sekaligus gudang miras yang ada di wilayah Kota Depok, Selasa (7/8/2017) siang.

Dari dua toko di dua lokasi itu, yakni di Sukmajaya dan di belakang Pasar Cisalak, Cimanggis, berhasil disita sebanyak 1170 botol miras ilegal berbagai merek.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto menuturkan dua toko sekaligus gudang penyimpanan miras yang digerebek pihaknya Selasa siang, adalah toko kelontong Samina di Jalan Kebahagiaan, Sukmajaya, Depok, serta toko jamu di belakang Pasar Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

"Dari Toko Samina di Sukmajaya, kami sita 250 botol miras ilegal berbagai merek. Sementara dari toko jamu di belakang Pasar Cisalak kami sita 920 botol miras, juga berbagai merek dan jenis," kata Yayan kepada Warta Kota, Selasa (7/8/2018).

Baca: Satpol PP Tangerang Gerebek Gudang Miras di Jatiuwung, 6.912 Botol Diangkut

Menurut Yayan dari banyaknya botol miras yang ada di toko kelontong dan toko jamu itu, disinyalir kedua toko tersebut adalah distributor miras ilegal yang menyalurkan miras ke warung atau pedagang jamu kecil lain di Depok.

"Sebab di kedua toko itu, menjadi semacam gudang penyimpanan miras. Biasanya warung atau pedagang eceran membeli miras dari mereka," katanya.

Selain juga kata Yayan kedua toko itu juga melayani pelanggan secara langsung.

Karenanya tambah Yayan pemilik dan pengelola toko dipastikan telah melanggar Perda Depok Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum serta Perda Depok Nomor 6 Tahun 2008, tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

Baca: Penjual Miras Berkedok Tukang Jamu Digulung Polisi Bekasi

Dimana sanksinya sesuai Perda bagi penjual dan pengedar miras ilegal adalah denda maksimal Rp 50 Juta dan atau hukuman kurungan maksimal 3 bulan.

"Kali ini mereka kami beri arahan tentang pelanggaran yang telah dilakukan, serta sanksi yang nantinya bisa diberikan ke mereka," kata Yayan.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved