Gempa di Lombok, PLN Sebut 26 Megawatt Listrik Masih Padam

PLN mengerahkan tim pasca gempa bumi terjadi untuk mengecek kondisi dan mendata kerusakan aset.

Gempa di Lombok, PLN Sebut 26 Megawatt Listrik Masih Padam
@bnpb
Gempa bumi terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (29/7/2018) pukul 05:47. Hingga Selasa (31/7/2018) sebanyak 16 orang meninggal dunia. 

PT Perusahaan Listrik Negara ( PLN) langsung melakukan penanganan pasca gempa di Nusa Tenggara Barat, Bali, dan sekitarnya. Akibat gempa tersebut, beberapa wilayah di Lombok padam listrik.

Direktur Bisnis Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R Abumanan mengatakan, saat ini beban pelanggan PLN sudah terlayani 99 Megawatt, lebih baik daripada kondisi Minggu (5/8/2018) malam yang hanya sebesar 50 Megawatt

"Siang ini sekitar 26 MW beban pelanggan PLN masih padam menunggu perbaikan jaringan listrik dan pembangkit yang terdampak," ujar Djoko melalui keterangan tertulis, Senin (6/8/2018).

Sementara sistem kelistrikan Sumbawa dan Bima semua sudah pulih normal. Djoko mengatakan, PLN langsung bergerak cepat mengatasi putusnya aliran listrik di sebagian wilayah Lombok.

PLN mengerahkan tim pasca gempa bumi terjadi untuk mengecek kondisi dan mendata kerusakan aset. Tim juga secara bertahap memulihkan pasokan listrik.

"Para petugas juga tetap mengutamakan keamanan untuk antisipasi gempa susulan," kara Djoko. Setelah menginventarisasi aset kelistrikan yang terganggu, PLN segera memulihkan listrik agar kembali mengalir. Daerah yang padam sebelumnya, seperti di Kota Mataram, Lombok Tengah, serta sebagian besar Lombok Timur dan Lombok Barat listriknya telah kembali menyala.

Untuk Kabupaten Lombok Utara dan sebagian Lombok Timur yang berada di bagian utara saat ini masih mengalami pemadaman akibat adanya beberapa infrastruktur jaringan dan gardu yang mengalami kerusakan.

Dengan demikian, layanan listrik masih bertahap dalam penormalannya. Djoko mengatakan, para petugas PLN yang bersiaga juga tetap mengantisipasi dampak gempa yang terjadi sehingga pemantauan di beberapa titik dilakukan secara remote. Sementara itu, tim di lapangan yang memulihkan listrik di lokasi yang terdampak segera mengamankan aset kelistrikan di sekitar gedung dan rumah warga.

“Kami terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan unit-unit pelayanan di wilayah NTB," kara Djoko. PLN di NTB akan didukung oleh PLN dari Jawa Timur dan Bali untuk bantuan personil, peralatan dan materialnya demi pemulihan total listrik di NTB.

PLN juga membuka posko di sekitar wilayah terdampak dan segera memberikan bantuan penanganan bagi warga korban gempa bumi. Gempa magnitudo 7 itu berpusat di NTB dan terdampak hingga Bali.

BNPB mendata, lokasi paling parah terdampak gempa, yakni Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur dan Kota Mataram.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PLN: Pascagempa, 26 Megawatt Listrik Pelanggan di Lombok Masih Padam",
Penulis : Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Editor : Erlangga Djumena

Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved