Breaking News:

Gempa Bumi Terkini

Gempa Bumi di Lombok Terasa Hingga ke Jawa Timur Bagian Timur

BNPB menyatakan peringatan dini tsunami telah diaktivasi menyusul gempa terkini dengan kekuatan 7 SR di Lombok.

Editor:
Warta Kota/Henry Lopulalan
Kepala Bagian Humas serta Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan peringatan dini tsunami telah diaktivasi menyusul gempa bumi terkini dengan kekuatan 7 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

Potensi tsunami terjadi di pantai Lombok Barat bagian utara dengan status waspada dan pantai Lombok Timur bagian utara dengan status waspada.

"Status waspada artinya pemda yang berada di status waspada memperhatikan peringatan dini dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai. Kemungkinan air laut akan naik ke daratan tetapi kedalaman berkisar kurang dari 0,5 meter," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran pers yang dilansir Antaranews.com.

Baca: Gempa Bumi di Lombok, Korban Gempa Masih Berada di Pengungsian: Komunikasi Telepon Sulit

BPBD NTB telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.

Gempa bumi terkini dirasakan di Pulau Lombok, Pulau Sumbawa, Pulau Bali hingga Jawa Timur bagian timur.

"Guncangan sangat keras dirasakan di Kota Mataram. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Masyarakat berlalu lalang di jalan dengan kondisi gelap karena listrik padam," kata Sutopo.

Selain guncangan, masyarakat juga merasakan gempa bumi susulan. Hingga saat ini telah terjadi 14 kali gempa bumi susulan.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya tsunami dengan ketinggian air yang masuk ke daratan 10 cm dan 13 cm, akiat gempa bumi terkini.

Baca: Gempa NTB Capai 7 Skala Richter, Pesisir Lombok Timur Berpotensi Tsunami

Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter waktu peringatan dini hingga BMKG menyampaikan pengakhiran peringatan tsunami di sekitar Lombok.

Berdasarkan analisis peta guncangan gempa dirasakan intensitas gempa di Kota Mataram VIII MMI, Karangasem VI MMI, Ubud V MMI, Denpasar IV MMI, Kuta IV MMI, Tabanan V MMI, Singaraja III MMI, Negara IV MMI, Banyuwangi III MMI, Jember III MMI, dan Malang II MMI.

Baca: Gempa Bumi di Lombok Utara, Warga di Pantai Ampenan Berhamburan Keluar Rumah

Dengan melihat kondisi tersebut diperkirakan kerusakan bangunan banyak terjadi di Kota Mataram.

"Umumnya bangunan-bangunan yang dibangun dengan kurang memperhatikan kontruksi tahan gempa akan mengalami kerusakan jika terkena guncangan gempa dengan intensitas di atas VI MMI, apalagi saat ini di Kota Mataram intensitas gempanya VIII MMI," kata Sutopo.

Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved