Rabu, 8 April 2026

Ada Sekolah Paksa Murid Sumbang Uang Kurban, Sandiaga Uno Bilang Begini

Mengetahui banyaknya keluhan dari beberapa murid dan orang tua, Sandi akan segera menindaklanjuti kasus ini.

WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota DKI, Sabtu (4/8/2018). 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberi tanggapan terkait SMAN 101 Joglo, Kembangan, Jakarta Barat, yang memaksa muridnya menyumbang sebesar Rp 50 ribu untuk kurban di Hari Raya Idul Adha nanti.

Sandi mempersilakan sekolah mengumpulkan dana dari para muridnya, namun sesuai aturan dan tidak boleh bersifat memaksa, karena ini merupakan ajaran agama.

"Berkurban merupakan suatu ajaran agama, ya harus kita biasakan dari semuda mungkin, sedini mungkin, tapi tidak dengan cara itu yang di luar ketentuan," tutur Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (4/8/2018).

Baca: Ian Kasela Takkan Lepas Kacamata Hitamnya Jika Jadi Anggota DPR

Mengetahui banyaknya keluhan dari beberapa murid dan orang tua, Sandi akan segera menindaklanjuti kasus ini.

"Ya itu nanti menjadi catatan, kita sampaikan, mungkin caranya (tidak baik) ya, kita nanti lihat supaya lebih baik," ucapnya.

Kabarnya, para siswa yang belum membayar akan mendapat perlakuan diskriminatif dari pihak sekolah, dan akan terus ditagih sampai membayar. (*)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved