Empat Penyelundup Sabu Jaringan Taiwan Divonis Mati, Satu Diantaranya Warga Indonesia

Tiga terpidana, yakni Chuang Ming Tsang, Thuan Ming Sang, dan Lin Ding Chen, merupakan warga asal Taiwan.

Penulis: Zaki Ari Setiawan | Editor: Yaspen Martinus
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tangerang Pradana Probo Setyarjo, ditemui di Kawasan Puspitek, Setu, Tangerang Selatan, Jumat (3/8/2018). 

EMPAT penyelundup narkoba jaringan Taiwan divonis hukuman mati, setelah diringkus Polda Metro Jaya pada 2016 silam.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang Pradana Probo Setyarjo di Kawasan Pusat Pengetahuan Ilmu dan Teknologi (Puspitek), Setu, Tangerang Selatan, Jumat (3/8/2018).

"Ada yang dihukum mati, Wengky Cs. Mahkamah Agung telah menolak upaya kasasi yang diajukan oleh mereka," ungkap Pradana Probo Setyarjo, setelah pemusnahan barang bukti Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang di Puspitek.

Baca: Setuju UAS Dampingi Prabowo, Amien Rais Ungkap Reaksi Orang Muhammadiyah Saat Gus Dur Jadi Presiden

Tiga terpidana, yakni Chuang Ming Tsang, Thuan Ming Sang, dan Lin Ding Chen, merupakan warga asal Taiwan. Warga Indonesia bernama Suprapto alias Wangke juga terlibat dalam jaringan internasional itu.

"Sudah divonis, terpidana sekarang ada di rutan (Jambe, Tigaraksa)," jelasnya.

Para terpidana sebelumnya kedapatan menyelundupkan sabu-sabu seberat lebih dari 80 kilogram dengan modus penggelapan di dalam mesin genset. Mereka diringkus petugas di Citra Raya, Tangerang.

Baca: Kata Rizal Ramli, Cuma Dia dan Anies Baswedan yang Bisa Kalahkan Jokowi

Kasus narkotika paling banyak ditangani oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang pada periode 2017-2018.

Kejari Kabupaten Tangerang mencatat, selama satu tahun terdapat lebih dari 400 kasus narkotika. Jenis sabu menjadi yang tertinggi dengan jumlah perkara mencapai 352 kasus. (*)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved