Kebakaran
Kompresor Bengkel Meledak saat Terjadi Kebakaran di Jalan Proklamasi Depok
"Karena kompresornya ikut terbakar dan pecah, sehingga ada suara seperti ledakan," kata Gandara Budiana.
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK--- Suara ledakan yang terdengar saat terjadi kebakaran di deretan kios di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Kota Depok, berasal dari kompresor di kios bengkel, Rabu (1/8/2018).
"Karena kompresornya ikut terbakar dan pecah, sehingga ada suara seperti ledakan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Gandara Budiana, Rabu (1/8/2018).
"Karena kompresornya ikut terbakar dan pecah, sehingga ada suara seperti ledakan," katanya, Rabu (1/8/2018).
Gandara mengatakan, sedikitnya ada tiga bangunan kios yang terkena sambaran api dalam peristiwa tersebut.
Tiga kios yang terbakar itu yakni kios bengkel, kios material bangunan, dan lapak pembuatan mebel.
Baca: Warga Dengar Ledakan Berkali-Kali saat Kebakaran di Kedaung
"Api diduga berasal dari bengkel motor yang juga menjual bensin eceran. Adanya bensin dan bahan yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat membakar bangunan," kata Gandara.
Ia mengatakan, sekitar pukul 11.00 WIB, api sudah mulai dapat dikuasai petugas.
"Setelah api padam, kami lakukan pendinginan untuk mencegah api muncul kembali," kata Gandara.
Menurut Gandara, berdasarkan informasi dan hasil pemeriksaan sementara, api diduga berasal dari kios bengkel motor yang juga menjual bensin eceran.
"Penyebab api berawal dari lapak bensin eceran di kios bengkel motor terbakar. Infonya ada yang hendak merokok, namun api menyambar ke bensin dan merembet ke bangunan kios," katanya.
Baca: Kebakaran di Cakung, Bapak dan Anak Tewas Berpelukan
Dia mengatakan, sampai saat ini dari hasil peneriksaan petugas tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam kebakaran tersebut.
Saat terjadi kebakaran, kata Gandara, ada seorang ibu yang terkurung api di dalam kios material.
"Dia mau keluar tapi nggak berani karena api membesar di depan kiosnya. Tapi akhirnya dia diselamatkan dan dievakuasi petugas bersama warga. Ibu itu tidak luka apa pun," katanya.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Perkiraan pastinya sedang diinventarisir. Tapi ditaksir mencapai ratusa juta," kata Yayan.
Peristiwa kebakaran ini membuat arus kendaraan di Jalan Proklamasi tersendat dari kedua arah.
Banyak pengendara yang melambatkan laju kendaraannya dan melihat kebakaran sehingga membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian macet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kebakaran_20180801_182701.jpg)