Fitur dan Teknologi Yamaha Lexi Bikin Turing Makin Nyaman

Lampu depan LED Yamaha Lexi sangat membantu saat turing malam hari. Lampu hazard juga berguna untuk memberikan tanda dalam kondisi darurat.

Fitur dan Teknologi Yamaha Lexi Bikin Turing Makin Nyaman
Istimewa
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah) 

BAGI pecinta sepeda motor, turing adalah salah satu kegiatan yang disukai dan jadi hobi bahkan bikin ketagihan.

Skutik MAXI Yamaha “zaman now” yaitu Lexi jadi pilihan favorit buat touring yang sudah dipakai dalam beberapa kegiatan di bulan Juli 2018 ini oleh komunitas dan konsumen Yamaha di event MAXI Yamaha Tour de Indonesia dan puncak MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur.

Mereka yang telah merasakan pengalaman turing dengan Lexi mengakui manfaat dari fitur-fitur dan teknologi modern. Kenyamanan dirasakan betul karena jok yang lebih panjang, ruang kaki yang lega, ban lebar dan tubeless, serta suspensi tabung (hanya ada di Lexi S).

PESERTA turing Yamaha Lexi start menuju event MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur, Jawa Tengah.
PESERTA turing Yamaha Lexi start menuju event MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Istimewa)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah) (Istimewa)

Selain itu, bodi ramping dan handle bar MAXI Yamaha membuat handling terasa nyaman. Electric power socket (colokan charger handphone) sangat membantu mengisi daya handphone saat perjalanan jauh.

Lampu depan LED Lexi pun membantu saat turing melewati gelapnya malam. Lampu hazard juga berguna agar pengendara berhati-hati, memberikan tanda dalam kondisi darurat.

MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah) (Istimewa)

Salah seorang konsumen pengguna Lexi S, Ignasius Panggayuh, menikmati betul perjalannnya bersama skutik berteknologi Blue Core dan VVA (Variable Valve Actuation) itu dari Semarang ke acara MAXI Yamaha Day di area Candi Borobudur, Jawa Tengah.

”Riding-nya enak rasanya ringan dan nyaman. Sebelumnya saya sudah pernah pakai Lexi ke daerah Gunung Merbabu. Saya memang suka turing. Dulu pernah ke Samarinda, Balikpapan, dan Lampung,” papar Ignasius dalam rilis Yamaha Indonesia.

Sementara itu, salah satu pengguna MAXI Yamaha yang berkesempatan mengikuti MAXI Tour de Indonesia adalah Setyo Dwi Wahyu. Anggota komunitas Pasuruan Max Owners itu menjalani rute dari Surabaya menuju area Candi Borobudur selama tiga hari. Setyo menggunakan Lexi S dalam perjalanan itu.

MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah) (Istimewa)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah)
MAXI Yamaha Tour de Indonesia (Surabaya menuju area Candi Borobudur, Jawa Tengah) (Istimewa)

”Rasanya nyaman pakai Lexi di turing itu. Mumpuni buat jarak jauh, irit, di jalan berkelok-kelok handling nyaman, power enak. Dengan Lexi S di jalan tidak rata terasa nyaman karena suspensi tabungnya,” papar Setyo.

Dia menambahkan, dalam perjalanan malam hari dia merasakan manfaat lampu depan LED Lexi.

”Dari Pacitan ke Muntilan kan sudah gelap dan kurang penerangan lampu jalan. Dengan LED jadi bantu penerangan,” tambahnya. (*)

Penulis: Fred Mahatma TIS
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved