Ada 551 Pegadaian Swasta Tidak Resmi dan Tidak Punya Izin dari OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Pegadaian (Persero) mendata perusahaan pegadaian di Indonesia.

Ada 551 Pegadaian Swasta Tidak Resmi dan Tidak Punya Izin dari OJK
Tribunnews.com
Kantor Otoritas Jasa Keuangan 

WARTA KOTA, PALMERAH---Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Pegadaian (Persero) mendata perusahaan pegadaian di Indonesia.

Dari pendataan itu menemukan 551 pegadaian swasta yang masih beroperasi tanpa izin resmi dari OJK.

Juru Bicara OJK, Sekar Putih Djarot, mengatakan, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena OJK masih secara intensif mendata jumlah pegadaian yang ada.

Baca: 48 Gudang Disipakan Pegadaian Untuk Simpan Barang Nasabah selama Mudik

Di setiap daerah, ada tim khusus OJK dan Pegadaian yang akan menyusuri pegadaian mana saja yang belum memenuhi izin tersebut.

"OJK terus mensurvei usaha gadai dengan terjun langsung ke lapangan. Kami mendapat dukungan dari pihak OJK yang ada di provinsi dan kabupaten, dalam hal ini Pegadaian juga dilibatkan untuk mendata," kata Sekar, belum lama ini.

Terkait hal ini, OJK akan bertindak tegas kepada perusahaan pegadaian yang belum mendaftarkan dan mengajukan izin ke OJK.

Hal ini sesuai Peraturan OJK Nomor 31/POJK.05/2016 tentang usaha pegadaian menyebutkan bahwa 29 Juli 2018 merupakan batas pendaftaran.

Sedangkan batas waktu mendapatkan izin usaha yaitu 29 Juli 2019.

Baca: Ingin Lebaran Banyak Uang, Kuli Panggul Pasar Tanah Abang ini Nekat Bobol Pegadaian

"Apabila sampai dengan tanggal 29 Juli 2019 pelaku usaha pegadaian yang terdaftar belum menyampaikan permohonan izin sudah, makan pendaftaran dinyatakan batal dan tidak berlaku," kataa Sekar.

Apabila tetap beroperasi, OJK akan mengirimkan surat peringatan pertama dan kedua kepada perusahaan tak berizin itu.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved