Data Pendaki Gunung Rinjani Tidak Akurat, Ratusan Pendaki Terjebak

Hingga saat ini, sudah terjadi 276 kali gempa susulan. Dampak gempa, 16 meninggal dunia.

Data Pendaki Gunung Rinjani Tidak Akurat, Ratusan Pendaki Terjebak
Dokumentasi Balai Besar Taman Nasional Gunung Rinjani
Ilustrasi pendaki di Gunung Rinjani. 

BENCANA gempa dahsyat yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (29/7/2018) menyebabkan ratusan pendaki Gunung Rinjani terjebak.

Evakuasi telah dilakukan, namun belum dapat dipastikan jumlah pendaki yang tersisa saat ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lewat akun twitternya, @BNPB_Indonesia menyebutkan banyaknya data mengenai jumlah pendaki Gunung Rinjani berbeda yang beredar dikarenakan data pendaki yang belum terintegrasi antara dua jalur pendakian, yakni Jalur Senaru dan Jalur Sembalun.

Namun, data yang terkumpul berdasarkan data manifes tanggal 27-28 Juli 2018, diketahui ada sebanyak 829 orang yang melakukan pendakian, terdiri dari sebanyak 637 Warga Negara Asing (WNA) dan sebanyak 192 Warga Negara Indonesia (WNI).

Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah, mengingat para pendaki dan porter yang mendaki gunung sebelum tanggal 27 Juli 2018 belum dilaporkan. Selain itu, dilaporkan terdapat sebanyak 500 orang pendaki yang terjebak di Km 10 Jalur Sembalun, terdiri dari 13895 WNA dan 365 WNI serta kawasan Batu Ceper sebanyak 40 orang.

Namun, pasca gempa terjadi, sebanyak 680 orang pendaki dilaporkan turun dengan selamat, yakni sebanyak 358 WNA dan 222 WNI. Sehingga apabila merujuk pada manifes tanggal 27 dan 28 Juli 2018, ada sebanyak 149 orang pendaki yang masih terjebak.

"Dengan demikian, jumlah pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani sebanyak 689 orang," jelas admin lewat paparan yang diposting @BNPB_Indonesia pada Senin (30/7/2018) sore.

Sementara, alasan mengapa ratusan orang pendaki msih terjebak di Gunung Rinjani dijelaskan admin BNPB lewat akun twitternya @BNPB_Indonesia pada Senin (30/7/2018).

Dalam paparan, pendakian Gunung Rinjani merupakan salah satu objek wisata yang menjadi andalan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Objek wisata tersebut selalu dipenuhi wisatawan, lokal maupun mancanegara setiap.

Selain tantangan, pemandangan alam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani sangat indah, terlebih Danau Segara Anak yang berada di kawah Gunung Rinjani. Guna menjangkau kawah seluas 1.100 hektare itu terdapat dua jalur pendakian, antara lain Jalur Senaru dan Jalur Sembalun.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved