Air Mancur Waduk Grogol Mati, Kasudin Malah Bilang Begini
Kami non-aktifkan karena permintaan warga sekitar itu sendiri. Bila air mancurnya itu dinyalakan, warga mengklaim, muncul bau-bau tak sedap,"
Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sumber Daya Air (SDA) Kota Jakarta Barat, Imron Syahrin, mengatakan soal matinya air mancur di Waduk Grogol, diketahui karena permintaan warga sekitar itu sendiri. Ia menjelaskan sejumlah warga meminta agar air mancur dimatikan lantaran tak tahan akan bau tak sedap yang muncul bila dinyalakan.
"Itu (Air Mancur) sudah lama sekali kami non-aktifkan. Kami non-aktifkan karena permintaan warga sekitar itu sendiri. Bila air mancurnya itu dinyalakan, warga mengklaim, muncul bau-bau tak sedap," kata Imron, Senin (30/7/2018).
Imron menyayangkan akan permintaan warga di sekitar Waduk Grogol. Padahal, adanya alat air mancur itu bila diaktifkan bisa memberikan oksigen baik dipermukaan dan dibagian dalam waduk hingga dasar.
"Sebenarnya, saya sekali tidak dipakai. Sebab, air mancur ada di Waduk Grogol bukan selaku penghias saja. Kegunaannya bisa memberikan oksigen terhadap Waduk Grogol. Sayang, para warga menolak. Alasannya, karena disaat alat air mancur itu dinyalakan, muncul bau kurang sedap. Memang, limbah warga dibuangnya ke Waduk Grogol, walaupun sudah memiliki IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) warganya di sana tetap menolak," ungkapnya.
Terpantau air mancur di tengah Waduk Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kini kondisi berlumut. Ukurannya besar serta dapat dilihat jelas dengan mata telanjang dari kejauhan.
Menurut warga sekitar waduk, jika air mancur sudah lama tak aktif lebih dari setahun. Tetapi, banyak yang menganggap jika keberadaan air mancur yang berbentuk bunga itu, tak berguna dan menimbulkan bau tak sedap apabila aktif dinyalakan.
Ada juga beberapa warga yang menampik, bila air mancur dinyalakan tak menimbulkan uapan bau busuk, namun justru memperindah Waduk Grogol.
"Sebenarnya sih enggak ada gunanya. Karena, memang benar jika dinyalakan air mancurnya, justru menimbulkan bau tak sedap. Kalau buat saya sih mending dimatikan ya. Ganggu sekali bau busuknya," kata Adi (31), warga sekitar.
Berbeda dikatakan Husnul (41). Diungkapkan Husnul justru jikalau diaktifkannya kembali air mancur, bisa membuat suasana Waduk Grogol menjadi jauh lebih indah.
"Justru mending dinyalakan. Memang alat air mancur di Waduk Grogol sudah lama tak aktif. Bahkan, enggak ada masalah. Memang, warga di sini katanya bilang muncul bau. Tapi enggak juga ah. Justru saya senang jikalau ke Waduk Grogol saat air mancurnya menyala. Tidak ada bau-bau tuh. Biasa saja," katanya. (BAS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/air-mancur-waduk-grogol-mati_20180730_192556.jpg)