Breaking News:

Gempa Susulan 33 Kali Terjadi di Lombok

Menurut rilis yang dibagikan BNPB NTB, guncangan dari gempa susulan yang paling kuat mencapai 5,7 scala richter.

Penulis: Dewi Pratiwi | Editor: Dewi Pratiwi
Kondisi posko pendakian Taman Nasional Gunung Rinjani yang roboh. (Foto: Instagram @Sutopo_PN) 

GEMPA susulan terjadi hingga 33 kali setelah gempa berskala richter 6,4 di NTB dan Bali, Minggu (29/7/2018).

Menurut rilis yang dibagikan BNPB NTB, guncangan dari gempa susulan yang paling kuat mencapai 5,7 scala richter.

Guncangan dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Bima, Sumbawa Barat dan Sumbawa Besar.

Juga dirasakan di Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja dan Gianyar.

Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Propinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.

Data korba yang dirilis pihak BNPB NTB:
1. Muhizal Ajis (15 tahun): di Dusun Dasan Lendang: Patah kaki
2. Nursinep (60 tahun): di Dusun Sukadana: Luka di kepala
3. Revalina (9 tahun): di Desa Lendang: Luka parah di bagian kepala
4. Samsul (24 tahun): Luka parah di kaki
5. Feri stiawan (9 tahun): di Dusun Baturakit, luka di kepala
7. Indrianto (4 tahun): Luka di kaki
6. Sandi (20 tahun): di Senaru: Meninggal dunia karena tertimpa tembok rumah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved