Sejumlah Pejabat Kerap Besuk Adik Ratu Atut di Lapas Sukamiskin

Sejumlah pejabat Pemprov Banten disebut-sebut sering mengunjungi Tubagus Chaeri Wardana di Lapas Sukamiskin.

Sejumlah Pejabat Kerap Besuk Adik Ratu Atut di Lapas Sukamiskin
Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen memakai rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (21/7/2018). KPK menahan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen bersama tiga tersangka lainnya yakni staf Lapas Hendri Saputra, terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah dan terpidana Andri Rahmad pasca operasi tangkap tangan terkait suap atas pemberian fasilitas dan perizinan di Lapas tersebut. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga) 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Lapas Sukamiskin, Bandung pada akhir pekan kemarin.

Mereka juga menyegel sel tahanan yang dihuni oleh Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan yang merupakan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Lelaki yang juga sebagai suami Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmy Diani ini pun tidak berada di dalam selnya saat KPK berada di lokasi.

Dalam kasus OTT tersebut, lembaga anti rasuah itu juga menyoroti fasilitas ruang sel agar sesuai dengan keinginan napi.

Koordinator TRUTH, Aco Ardiansyah Andi Patingari saat menyayangkan kejadian ini bisa terjadi. Bahkan dirinya menyebut masyarakat Banten murka dan mengecam Wawan.

Pasalnya, adik Ratu Atut tersebut telah melukai perasaan warga Banten. Wawan melakukan tindak pidana korupsi terkait Pengadaan Alat Kesehatan Kota Tangerang Selatan dan Provinsi Banten. Dia juga terlibat dalam perkara kasus suap sengketa Pilkada Lebak.

Aco mengungkapkan, bahwa Wawan kerap dibesuk oleh sejumlah pejabat di Lapas Sukamiskin.

Bahkan pejabat-pejabat ini berasal dari lingkup Pemerintahan Provinsi Banten.

"Berdasarkan informasi yang kami dapat, bahwa TCW masih memiliki pengaruh politik yang sangat besar bahkan dapat mengintervensi birokrat se-Provinsi Banten," ujar Aco kepada Warta Kota di Tangerang, Senin (23/7/2018).

Oleh karenanya momentum ini harus menjadi perhatian untuk membangun sistem koordinasi dan pengawasan terhadap para terpidana koruptor. Terutama bagi KPK dan Kemenkumham.

 "Sebab di Lapas Sukamiskin tersebut, TCW masih sering mendapatkan kunjungan dari beberapa pejabat," ucapnya.

"Di antaranya Pejabat Dishubkominfo Banten, Pejabat Dinas Pendidikan Banten, Pejabat Dinas Binamarga Banten, Pejabat Satpol PP Banten, Pejabat Biro Umum dan Biro ARTP Setda Banten, Pejabat Samsat Banten, Pejabat Bank Banten, Pejabat Staff Ahli Gubernur Banten, Pejabat Dinas PUPR Banten serta pejabat lainnya," kata Aco.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved