Breaking News:

Harga Mulai Turun, Telur Pecah Masih Diburu

Jika beberapa hari lalu sempat tembus Rp 30 ribu per kilogram, sekarang harganya sudah Rp 26 ribu per kilogram.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Adhy Kelana
Pedagang telur di pasar Lapangan Tembak Cibubur Jakarta Timur saat melayani pembeli, Selasa (17/7). 

HARGA telur ayam yang sempat merangkak naik, kini mulai berangsur menurun.

Jika beberapa hari lalu sempat tembus Rp 30 ribu per kilogram, sekarang harganya sudah Rp 26 ribu per kilogram.

Namun hal itu tidak serta merta membuat telur pecah sepi peminat. Buktinya telur pecah masih menjadi primadona para pembeli.

Kondisi itu dirasakan oleh para pedagang telur di Pasar Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara, Senin (23/7).

Seorang pedagang, Iwan (28) mengatakan telur retak masih diminati oleh para pembeli.

Ia beralasan kondisi itu terjadi akibat harganya yang memang lebih murah dibanding telur dengan kondisi bagus.

“Setiap hari ada aja pembeli yang sengaja mencari telur retak. Kalau tiap hari lebih laku telur retak malah, ya apalagi kalau bukan karena murah,” kata Iwan, Senin (23/7).

Harga sebutir telur pecah dibanderol Rp 1.000, lebih murah Rp 500 dibanding telur dengan kondisi bagus.

Namun harga telur retak sempat naik hingga Rp 1.500 per butir ketika harga telur tembus Rp 30 ribu per kilogram.

Pedagang lainnya, Edi (36) mengatakan pembeli telur retak yang dijualnya kebanyakan adalah pedagang kue.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved