Lomba Menembak
Tembakan Pertama Panglima Kodam Jaya Jayakarta Tanda Dimulai Babinsa Cup 2018
Dia berharap, peserta mampu menjadi penembak handal serta dapat menunjukkan prestasinya, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
WARTA KOTA, CAWANG --- Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya Jayakarta menyelenggarakan lomba menembak 'Babinsa Cup 2018'.
Perlombaan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu (21/7/2018) dan Minggu (22/7/2018) di lapangan tembak Markas Kodam Jaya Jayakarta, Cawang, Jakarta Timur dan lapangan tembak Yonif Mekanis 201/JY Gandaria, Cimanggis, Jawa Barat.
Kategori perlombaan terdiri atas enam nomor pistol eksekutif, empat nomor pistol presisi, tujuh nomor pistol reaksi, dua nomor menembak target, dua nomor menembak siluet, lima nomor menembak senapan serta duel menembak pistol dan senapan.
Kegiatan dibuka resmi oleh Panglima Kodam Jaya Jayakarta, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Joni Supriyanto di Lapangan Tembak Falatehan Makodam Jaya, Sabtu (21/7/2018) pagi.
Baca: TNI AD Kembali Jadi Juara Umum Lomba Menembak di Australia, Petembak Terbaiknya Anggota Kostrad
Tujuan Babinsa Cup 2018 untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan menembak bagi personil TNI dan Polri serta mengembangkan bakat menembak masyarakat umum.
Para peserta yang terdiri atas TNI, Polri, dan masyarakat umum ini akan bersaing memperebutkan piala bergilir, medali, piagam penghargaan, serta pembinaan menembak.
Sebagai tanda dimulainya ajang perlombaan tersebut, Mayjen TNI Joni Supriyanto bertindak sebagai peserta yang melepaskan tembakan pertama.
Dia berharap, peserta mampu menjadi penembak handal serta dapat menunjukkan prestasinya, baik di tingkat lokal, nasional maupun internasional.
"Saya berpesan kepada para peserta agar membangun kekompakan serta memelihara semangat kebersamaan sehingga semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar," ucap Mayjen TNI Joni Supriyanto dalam pidato sambutannya.
"Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah tetap utamakan faktor keamanan di dalam melaksanakan lomba tembak ini," katanya lagi.
Baca: TNI AD Sabet 30 Medali Emas Lomba Menembak di Australia
Dia juga berharap, Babinsa sebagai ujung tombak TNI dalam mendeteksi masalah di lingkungan masyarakat semakin profesional dan bertanggung jawab.
"Perbakin (Persatuan Penembak Indonesia--Red)) sudah mulai melakukan pembinaan bertahap mulai dari usia dini. Harapannya ke depannya nanti kita bisa memiliki atlet yang bagus," ucapnya.
"Saya kira mulai dari usia enam tahun, SD, SMP dan SMA cukup banyak peminatnya. Mudah-mudahan lomba ini bisa untuk meningkatkan minat dan motivasi mereka untuk kedepannya menjadi atlet," ujar Mayjen TNI Joni Supriyanto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/babinsa_20180721_130938.jpg)