Senin, 27 April 2026

Ternyata CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera tidak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Kasus pelemparan bom molotov di kediaman Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, ternyata tidak terekam di CCTV.

Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
Saksi menunjukkan foto saat pihak kepolisan melakukan olah TKP di rumah Mardani Ali Sera. 

KASUS pelemparan bom molotov di kediaman Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, ternyata tidak terekam di CCTV

Di mana CCTV tersebut terdapat di sekitar lokasi kejadian, rumah Mardani di Jalan KH Ahmad Madani No 199D, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

“Kami memastikan untuk mengecek CCTV di sekitar sana apakah ada atau tidak. Ternyata tidak merekam,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).

Karena itu, lanjut Argo, wajah pelaku maupun sepeda motor digunakan, tidak terpantau di CCTV.

Untuk mendalami penyelidikan itu, pihaknya pun akan memeriksa Mardani.

”Nanti pasti (Mardani) akan dimintai keterangan kalau memang berkaitan dengan itu,” kata Argo.

Selain itu, lanjut Argo, pihaknya juga akan melakukan pengecekan sidik jari. Yaitu yang menempel di botol pada bom molotov tersebut.

“Kami akan mengecek sidik jari apakah ditemukan dari botol, karena masih utuh di sana,” kata Argo.

Botol bom molotov itu, tambah Argo, terdapat dua buah.

Baca: Sopir Angkot Bacaleg PKS Itu Terpaksa Jual Angkot Satu-Satunya

Baca: Polisi Tawarkan Pengamanan di Rumah Mardani Ali Sera Pasca-Pelemparan Bom Molotov

Baca: Fahri Hamzah Mengaku Hampir Semua Partai Politik Mengajaknya Pindah

Satu botol masih utuh, sedangkan botol lainnya pecah dan ujungnya telah terbakar.

“Kami sudah periksa saksi, yaitu sekuriti dan tetangga yang melihat kejadian itu,” kata Argo.

Penyidik PMJ dan Polres Bekasi pun akan mengecek ke lokasi kembali untuk mencari beberapa data dan keterangan terkait kasus tersebut.

Seperti diketahui, sebelumnya menurut Mardani berdasarkan keterangan dari keamanan lingkungan rumahnya, ada dua sepeda motor yang mengitari area rumah sejak Rabu (18/7/2018).

Lalu pada Kamis (19/7/2018) dini hari, Mardani mendengar suara benda jatuh.

Kemudian pada pagi harinya penjaga rumah Mardani saat menyapu halaman menemukan pecahan botol berisi bensin.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved