Tahun Ini Embarkasi Asrama Haji Pondok Gede Berangkatan 24 Ribu Calon Jamaah Haji

Sebanyak 24.524 calon jemaah haji diberangkatkan dari embarkasi Asrama Haji Pondok Gede, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sejumlah calon jemaah haji embarkasi Asrama Haji Pondok Gede tengah menunggu untuk melakukan pemeriksaan Biometric. Kamis (19/7). 

SEBANYAK 24.524 calon jemaah haji akan diberangkatkan dari embarkasi Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur sebelum terbang ke Tanah Suci.

Dari 24 ribu calon jemaah haji tersebut terbagi menjadi 63 tiga kloter yang terdiri dari 9.483 berasal dari banten terbagi menjadi 24 kloter, 7.978 dari DKI terbagi menjadi 21 kloter dan 7.063 berasal dari Lampung terbagi menjadi 18 kloter.

Ketua PPIH Embarkasi Jakarta Pondok Gede Saiful Mujab, mengatakan bahwa hingga hari ini sudah sebanyak 6 kloter yang sudah diberangkatkan dari Embarkasi Asrama Haji Pondok Gede.

"Hari ini ini tadi kloter lima dan enam yang berangkat," kata Saiful Mutajab saat ditemui, Kamis (19/7/2018).

Dikatakan Saiful, jemaah yang tiba di Asrama Haji nantinya akan dikumpulkan untuk diberi sosialisasi dan dicek kesehatannya.

"Kita sambut nanti diberi penjelasan setelah itu akan dicek kesehatannya, kemudian mereka akan menerima living cost (uang untuk keperluan di tanah suci), menerima gelang, akan menerima barcode," ucapnya.

Adapun Living cost yang diterima oleh jamaah yakni sebesar 1.500 real dan sebagainya, jemaah melakukan proses verifikasi data paspor menggunakan biometric (sidik jari, retina dan foto).

Proses verifikasi paspor dengan menggunakan biometric menurutnya, baru pertama kali dilakukan pada tahun ini di Asrama Haji. Pasalnya proses verifikasi dilakukan di Arab Saudi dan memakan waktu hingga empat jam.

"Nanti di Bandara dari embarkasi Pondok Gede nanti ada pemeriksaan untuk stempel clear-nya nanti di sana mereka tidak perlu lagi verifikasi. Tinggal datang saja seperti kedatangan domestik. Ini untuk memperpendek antrean di Arab Saudi," katanya.

Setelah melakukan verifikasi biometric, jemaah kemudian diantar oleh panitia menuju ke asrama untuk beristirahat untuk menyiapkan jadwal keberangkatan pada esok harinya.

"Nanti gelombang pertama akan berakhir pada 15 Agustus selanjutnya dilanjutkan pada gelombang kedua yang dimulai 16 Agustus 2018," katanya.

Bersyukur Naik Haji Tahun Ini
Sementara itu, salah satu calon jamaah haji, Vita Nurmajah (52) mengungkapkan rasa yang begitu bahagia bisa melaksanakan haji pada tahun ini. Terlebih keinginan naik haji ini sudah terbesit sejak lama.

"Yang pasti seneng banget, apalagi ini suatu kewajiban, walau memang saya bukan orang yang, bisa dibilang banyak materi, tapi karena memang saya punya keinginan besar, akhirnya nabung, dan alhamdulillah allah melancarkan segala keinginan saya," katanya.

Walau berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan kadang kala ikut serta membantu mengajar anak-anak mengaji di paud deket rumahnya, membuat dirinya memilik impian bisa melaksanakan haji.

"Ini pertama kali, sejak 2011 lah nungguin akhirnya bisa berangkat tahun ini. Yang pasti bersyukur banget," katanya.

Selain itu hal serupa juga diucapkan oleh Djanah (56) calon jemaah haji. Dirinya mengungkapan bahwa pelayanan haji terbilang cukup cepat. Untuk itu dirinya berharap panitia tetap terus meningkatkan.

"Saya rasa cukup baik, cepat, dan tidak ada masalah terutama makanan, tepat waktu juga dan fasilitas semuanya membuat kami nyaman," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved