Jumat, 24 April 2026

Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Tidak Ingin Anies Jadi Cawapres

Prabowo Soenirman menuding adanya oknum-oknum yang berniat untuk menjegal Anies Baswedan untuk melangkah di Pilpres 2019.

WARTA KOTA/YOSIA MARGARETTA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Plaza Tenggara GBK, Rabu (18/7/2018). 

ANGGOTA DPRD fraksi Gerindra, Prabowo Soenirman menuding adanya oknum-oknum yang berniat untuk menjegal Anies Baswedan untuk melangkah di Pilpres 2019.

"Ini tahun politik, sehingga dikesankan Pak Anies itu otoriter, Pak Anies tidak taat hukum. Itu sengaja dilakukan oleh mereka," tutur Prabowo Soenirman lewat sambungan telepon, Kamis (19/7/2018).

Prabowo menduga oknum-oknum tersebut merupakan dari partai politik kubu lawan yang tidak ingin Anies menjadi Cawapres di 2019 nanti.

"Ya kelompok-kelompok yang gak ingin pak Anies jadi cawapres," ujarnya.

Salah satu kasus yang membuat Anies menjadi seolah-olah otoriter adalah isu perombakan jabatan yang hingga kini masih diperiksa oleh KASN.

"Kalau ada pelanggaran, pelanggaran di sisi mana? Selama ini kan mereka katakan pelanggaran-pelanggaran tapi gak jelas yang mana. Jaman sekarang kan kasih tau orang bisa pakai telepon, pakai WA, jaman canggih gini. Seolah-olah ini pak Anies tidak memanggil mereka, tapi kan gak harus ditemui," tuturnya.

"Ya lawan-lawan politiknya, mendowngrade seakan-akan pak Anies otoriter, pak Anies tidak taat hukum," tambahnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved